Namun begitu, gim kedua berbalik arah. Adnan dan Indah tampaknya menemukan ritme permainan mereka. Skor terus bergantian, sengit sekali, bahkan sempat menyentuh angka 16-16. Di momen krusial, Adnan/Indah berhasil meraih tiga poin berharga.
Pertarungan makin panas di angka 18-18. Di sinilah mental diuji. Adnan/Indah menunjukkan ketangguhan dengan meraih dua angka berturut-turut, lalu menutup gim kedua 21-19. Seri!
Gim penentu berjalan dengan tensi tinggi. Kali ini, Adnan/Indah langsung mengambil inisiatif. Mereka membangun keunggulan yang cukup nyaman, 14-10. Tekanan itu berlanjut hingga akhir. Dengan permainan yang lebih solid dan minim error, mereka akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-17 di gim ketiga.
Jadi, lengkaplah sudah kemenangan mereka. Sebuah final yang melelahkan, tapi hasilnya sungguh manis.
Artikel Terkait
PSM Makassar Terjerat Embargo FIFA, Trucha Serahkan ke Manajemen
Ubed Sumbang Gelar Keempat, Thailand Masters 2026 Dikuasai Indonesia
Ubed Sabet Gelar Thailand Masters Lewat Drama Tiga Gim Mencekam
Koldo Obieta Jadi Pahlawan, Borneo FC Tumbangkan PSIM di Detik-Detik Akhir