Gelora Bung Tomo Siap Bergelora: Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Minggu malam nanti, Gelora Bung Tomo dipastikan bakal bergetar. Persebaya Surabaya menjamu Dewa United, tapi bagi banyak penggemar, ini bukan cuma soal perebutan angka di klasemen. Ada cerita yang lebih personal yang bikin duel ini panas: rivalitas lama dua pelatih, Bernardo Tavares dan Jan Olde Riekerink. Bagi Bonek dan pencinta sepakbola nasional, ini ujian taktik sekaligus soal gengsi.
Sejarah Panas yang Hampir Seimbang
Perseteruan mereka sudah berlangsung sejak Tavares masih membesut PSM Makassar. Kalau kita lihat catatan lima pertemuan terakhir, persaingannya benar-benar ketat. Masing-masing menang dua kali, satu laga berakhir imbang. Total gol pun tipis, 9-7 untuk keunggulan Tavares. Angka-angka itu dengan jelas menggambarkan betapa sengitnya duel mereka selama ini.
Semuanya berawal di musim 2022/2023. Saat itu, PSM sukses menaklukkan Dewa United dengan skor 2-0. Itulah momen awal di mana dua filosofi pelatih sama-sama mengutamakan disiplin dan organisasi tim mulai berbenturan.
Musim berikutnya, giliran Dewa yang balas dendam 2-1, sebelum akhirnya bermain imbang 1-1 di laga tandang. Yang paling seru mungkin di musim 2024/2025. PSM menang 3-1 di kandang, tapi Dewa United membalas dengan kemenangan dramatis 3-2 di rumah mereka sendiri.
Nah, sekarang konteksnya sudah berubah total. Tavares kini berdiri di pinggir lapangan Gelora Bung Tomo dengan jaket Persebaya, bukan PSM. Tekanan dan ekspektasi dari suporter tuan rumah, terutama Bonek, tentu saja jauh lebih besar. Mereka ingin sang pelatih baru segera membuktikan kelasnya di kandang sendiri.
Persebaya: Fokus pada Pemulihan dan Penyatuan Tim
Menyambut laga penting ini, Persebaya sudah menjalani latihan intensif sejak Rabu lalu di Lapangan ABC, kompleks Gelora Bung Tomo. Fokus utamanya dua hal: mengembalikan kondisi fisik pemain yang belum seratus persen dan menajamkan transisi antara bertahan dan menyerang.
Artikel Terkait
Duel Sengit Espargaro Warnai Tes Shakedown MotoGP di Sepang
Hansamu Pilih Pulang ke Surabaya, PSM Kehilangan Solusi Ideal
Bobby-Melati Sikat Rekan Senegara, Lolos ke Final Thailand Masters
Ubed Bikin Kejutan, Singkirkan Alwi Farhan di Semifinal Thailand Masters