MAKASSAR Masalah demi masalah terus menghantui PSM Makassar. Rasanya, setiap ada secercah kabar baik, selalu diikuti kabar buruk yang datang beruntun. Kali ini, euforia perkenalan striker anyar langsung diredam oleh sanksi FIFA yang sudah tak asing lagi: larangan transfer tiga periode. Ironisnya, kedua peristiwa itu terjadi di hari yang sama.
Pada Kamis (29/1/2026) itu, manajemen PSM dengan semangat memperkenalkan Luka Cumic di PSM Makassar Store. Striker asal Serbia berusia 24 tahun itu dipasang sebagai amunisi baru untuk paruh kedua kompetisi Super League 2025/2026. Dia akan mengenakan nomor punggung 99.
"I'm Luka Cumic. Ewako," ucapnya singkat, mencoba menyapa dengan bahasa lokal.
Harapannya jelas: Cumic diharapkan bisa mengobati tumpulnya lini depan sekaligus mengisi kekosongan yang ditinggalkan Abu Kamara, yang belakangan ini menghilang dari radar tim.
Akun media sosial resmi klub pun ramai menyambut, "Selamat datang penyerang baru kami! Luka Cumic. Pemain Serbia itu siap menjadi bagian dari kebangkitan Ramang Roosters di paruh kedua musim ini. Ayo kerja."
Tapi, euforia itu benar-benar singkat.
Daftar Hitam FIFA Kembali Menyapa
Masih di hari yang persis sama, laman resmi FIFA sudah mencantumkan nama PSM Makassar dalam daftar klub yang kena sanksi. Tanggalnya 29 Januari 2026 bertepatan dengan momen perkenalan Cumic. Sungguh pukulan yang telak.
Ini bukan kali pertama. Masalah serupa pernah menimpa mereka, dan kini luka lama itu terbuka kembali. Sumber masalahnya kuat diduga berasal dari tunggakan gaji pemain, yang kabarnya berkaitan dengan kasus Abu Kamara. Penyerang asal Liberia itu memang sudah lama tak terlihat, baik di latihan maupun pertandingan resmi. Kepergiannya yang misterius ini makin menguatkan spekulasi.
Namun begitu, ada secercah kabar baik untuk Cumic.
Peluang Tipis untuk Cumic
Meski sanksi sudah dijatuhkan, Luka Cumic masih punya peluang untuk bermain. Alasannya, namanya sudah terdaftar di sistem kompetisi sejak Minggu (25/1/2026) beberapa hari sebelum sanksi resmi berlaku. Dari sisi regulasi, pendaftarannya dianggap sah karena dilakukan sebelum larangan transfer aktif.
Artinya, dia masih bisa diturunkan, termasuk saat PSM menghadapi Semen Padang nanti.
Artikel Terkait
Barcelona Kunci Masa Depan, Fermin Lopez Diikat Hingga 2031
Barcelona Kunci Fermin Lopez Sampai 2031 Usai Kehilangan Mutiara La Masia
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Sang Legenda, Mettu Dwaramury
Souza Tegaskan: Tak Ada Tikas Gratis untuk Pemain Anyar Persija