Namun begitu, kantor manajemen Persebaya tetap sibuk. Beberapa nama terus beredar dan dikaitkan dengan klub kebanggaan Bonek ini. Dari kiper muda, striker timnas, sampai gelandang kreatif dengan harga selangit semuanya masuk radar.
Rumor terbaru menyebut nama Adre Arido. Kiper muda milik Persija Jakarta yang sedang dipinjamkan ke Persibo Bojonegoro ini jadi opsi untuk mengisi pos kiper ketiga, menggantikan Rendy Sroyer yang hengkang. Catatannya di Liga 3 cukup solid: tiga clean sheet dan hanya kebobolan 11 gol dari 11 laga. Statusnya yang masih dipinjam membuat peluang transfer ini terbuka.
Lalu ada bom waktu di lini depan: Dimas Drajad. Striker Timnas Indonesia yang masih berstatus milik Persib Bandung ini sedang dipinjamkan ke Malut United. Minimnya menit bermain cuma 77 menit dari enam laga membuat spekulasinya makin kencang. Apalagi dengan situasi di Persib yang kini lebih mengandalkan Andrew Jung dan Ramon Tanque, ditambah ketegangannya dengan Bobotoh. Semua faktor ini seolah mendorongnya keluar.
Dari luar negeri, muncul nama Joao Tavares. Striker Brasil berusia 23 tahun ini punya pengalaman di Liga Polandia. Status klubnya saat ini agak simpang siur beberapa sumber menyebutnya bebas transfer tapi Persebaya dikabarkan harus berjibaku dengan Persijap Jepara untuk mendapatkannya.
Faktor kedekatan personal juga bermain. Victor Luiz, bek kiri PSM Makassar, masuk dalam daftar karena hubungannya yang baik dengan Bernardo Tavares. Sang pelatih dulu yang membawanya ke PSM. Tapi Persebaya bukan satu-satunya; Arema dan Persik Kediri juga dikabarkan mengintai.
Namun, target yang paling membuat decak kagum mungkin adalah Rodrigo Bassani. Gelandang serang asal Brasil ini sedang bersinar bersama Bucheon FC di Korea Selatan, dengan catatan 16 gol dan 8 assist musim lalu. Kontraknya masih panjang, hingga akhir 2026. Untuk memboyongnya secara permanen, Persebaya harus merogoh kocek dalam-dalam, sekitar Rp 7,82 miliar. Skema pinjam dengan opsi beli mungkin jadi jalan keluar.
Dengan semua rumor yang berembus dan jendela transfer yang masih terbuka, pesannya jelas: Persebaya belum selesai. Mereka masih berburu. Bernardo Tavares masih memegang kendali, dan kejutan terakhir sangat mungkin terjadi.
Bagi rival-rival utamanya, ini saatnya waspada. Rumor-rumor ini bukan sekadar angin lalu. Ini adalah isyarat kuat bahwa perang memperebutkan gelar musim depan akan sangat sengit.
Artikel Terkait
Fung Permadi: Dari Pesaing Ardy-Alan hingga Runner-up Dunia di Baju Taiwan
Chelsea Siap Guncang Pasar dengan Tawaran Gila untuk Jude Bellingham
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Catatan Kelam di Stadion Banten
Garuda Futsal Amankan Tiket Perempat Final Usai Tumbangkan Kirgistan 5-3