Rumahnya akhirnya terlihat jelas. Flamengo, klub yang pernah ditinggalkannya enam tahun silam, secara resmi mengumumkan kepulangan Lucas Paquetá. Gelandang serang berusia 28 tahun itu direkrut secara permanen dari West Ham United, menutup babak panjang karirnya di Eropa.
Prosesnya tak mudah. Butuh negosiasi alot selama berminggu-minggu. Dari informasi internal yang beredar, Flamengo harus merogoh kocek sangat dalam: sekitar £35,8 juta atau setara $49,4 juta. Angka fantastis itu langsung memecahkan rekor, menjadikan Paquetá sebagai pemain termahal yang pernah diboyong klub Brasil manapun.
Suasana di markas Flamengo jelas meriah. Lewat sebuah pernyataan resmi yang penuh emosi, klub menyambutnya.
"Lucas Paquetá pulang. Kembali ke Flamengo. Sebuah langkah bersejarah. Sebuah tonggak di pasar sepak bola dunia, setara dengan Flamengo..."
"Terima kasih kepada para sponsor kami, yang berinvestasi, percaya pada proyek ini dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kepulangan ini... dan, yang terpenting, terima kasih kepada Flamengo Nation, yang mendorong, percaya, dan mengubah mimpi menjadi kenyataan."
Di London, suasana pastinya berbeda. West Ham sebenarnya berharap bisa mempertahankannya sampai akhir musim. Situasi mereka di papan bawah Liga Premier sangat genting, dan kepergian seorang pemain kunci jelas pukulan berat. Tapi keinginan Paquetá untuk pulang, apalagi dengan target membuktikan diri menjelang Piala Dunia, ternyata lebih kuat. Kontraknya di Inggris memang masih tersisa 18 bulan, tapi itu tak lagi berarti.
Paquetá sendiri tak menyembunyikan kegembiraannya. Lewat unggahan video di Instagram, ia menyampaikan rasa syukur.
"Saya sangat senang kembali ke rumah. Saya ingin berterima kasih kepada presiden Flamengo, Flamengo, dan para sponsor mereka. Tentu saja, saya juga ingin berterima kasih kepada para penggemar yang telah mewujudkan mimpi kembali ini."
Perjalanannya memang berliku. Setelah hengkang dari Flamengo ke AC Milan di 2018, karirnya sempat naik turun. Pindah ke Lyon lalu ke West Ham di musim panas 2022 seharusnya jadi momentum. Tapi di Inggris, badai menerpa. Ia harus menghadapi investigasi panjang FA terkait dugaan pelanggaran aturan perjudian. Baru tahun lalu ia dinyatakan bersih dari semua tuduhan. Selama musim ini, catatannya 4 gol dan 1 assist dari 18 penampilan liga angka yang mungkin belum maksimal, tapi cukup menunjukkan kualitasnya.
Rabu lalu, ia sudah mengucapkan selamat tinggal kepada fans West Ham lewat media sosial. Penerbangannya ke Brasil pun segera disusul. Rencananya, Kamis ini ia akan tiba di Rio de Janeiro. Pemeriksaan medis menanti, sebelum akhirnya ia membubuhkan tanda tangan di kontrak yang akan mengikatnya dengan Flamengo hingga akhir 2029. Sebuah komitmen jangka panjang untuk sang anak yang pulang.
Artikel Terkait
Pesta Padel dan Gelak Tawa Warnai HUT ke-9 kumparan
Wali Kota Makassar Pelajari Tata Kelola JIS untuk Wujudkan Stadion Untia yang Mandiri
Deadline Transfer Menipis, Sergio Castel Jadi Solusi Persib?
Liverpool Incar Bek PSV Berdarah Indonesia untuk Perkuat Lini Belakang