Gim kedua pun harus mereka lepas dengan skor telak, 11-21. Laga harus ditentukan di gim penentu.
Di sinilah karakter mereka diuji. Sebagai finalis Indonesia Masters 2026, Raymond dan Joaquin bangkit. Mereka memulai gim ketiga dengan lebih agresif, memimpin 8-6. Dengan permainan yang lebih rapi di net dan smash yang tajam, mereka masuk interval dengan keunggulan 11-7.
Meski begitu, jalan menuju kemenangan tak pernah mulus. Setelah interval, pasangan Taiwan terus membayangi. Skor 14-10 berhasil dikejar menjadi 14-12. Pertarungan sengit terjadi di beberapa rally panjang, memicu tepuk tangan penonton.
Namun, momen krusial datang. Raymond dan Joaquin tiba-tiba menemukan momentum sempurna. Mereka meraih empat poin beruntun secara gemilang, mengubah ketegangan 14-12 menjadi keunggulan nyaman 18-12. Dari sini, jalan mereka terbuka. Poin demi poin akhirnya diraih, dan kemenangan pun ditutup dengan skor 21-14 di gim ketiga.
Sebuah kemenangan berharga yang mereka perjuangkan dengan napas tersengal. Tiket ke 16 besar akhirnya berada di genggaman.
Artikel Terkait
Bruno Gomes Bangkit, Persis Solo Hajar Bali United 3-0
Putri Kusuma Wardani Takluk di Final Swiss Open 2026
Napoli Pastikan Akan Aktifkan Opsi Beli Rasmus Hojlund Senilai €44 Juta
Lamine Yamal Unggah Dukungan untuk Laporta di Tengah Pemilihan Presiden Barcelona