“Jaminan? Nggak perlu. Itu nggak realistis,” tegasnya. “Isu itu muncul begitu aja. Nggak ada isinya. Saya bahkan nggak merasa perlu membicarakan hal itu. Itu posisi saya.”
Rosenior lebih memilih fokus pada perkembangan pemainnya. “Cole senang banget di sini. Percakapan kami lebih banyak tentang bagaimana bikin tim ini lebih baik, bagaimana dia bisa berkembang, dan bagaimana saya bisa bantu dia,” lanjutnya. “Dia pengen jadi pemain Chelsea. Spekulasi emang nggak bisa dihindari, tapi sebagian dari itu jauh banget dari kenyataan. Nggak ada gunanya dibahas.”
Menurutnya, semua rumor itu wajar-wajar saja. Logikanya sederhana. “Cole pemain hebat. Saya nggak heran dengan timing pemberitaannya. Setiap ada manajer baru datang, selalu aja ada yang dikabarkan nggak nyaman. Padahal nggak benar. Dia ada di sini, bahagia, dan saya nggak sabar lihat dia main lagi,” jelas Rosenior.
Lantas, akankah Chelsea benar-benar melepas Palmer?
Di tengah hiruk-pikuk rumor, laporan dari Daily Telegraph justru menyatakan hal sebaliknya. Klub dari Stamford Bridge ini dikabarkan menganggap Palmer sebagai aset ‘tak tersentuh’. Mereka bertekad mempertahankannya minimal sampai akhir dekade ini. Kontrak panjangnya yang mengikat hingga 2033 saat Palmer menginjak usia 31 tahun sepertinya memperkuat posisi Chelsea. Jadi, untuk saat ini, semua tanda menunjukkan Palmer akan tetap bertahan.
Artikel Terkait
Raymond/Joaquin Taklukkan Taiwan dalam Laga Tiga Gim di Thailand Masters
Krisis Pertahanan PSM: Kapten Yuran di Ujung Tanduk, Lagator Jadi Penyelamat?
Gündogan Siap Hadapi Badai Emosi di Kandang Lama
Paes Siap Sambangi Ajax, Kisah Pulang ke Belanda yang Dinanti