JAKARTA – Insiden penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, mendapat kecaman keras dari politisi DPR. Andreas Hugo Pareira, Wakil Ketua Komisi XIII, menyebut aksi itu sebagai bentuk teror yang nyata. Tujuannya jelas: membungkam.
"Tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM," ujar Andreas.
Baginya, ini bukan sekadar kekerasan biasa. Ini serangan brutal yang sangat tidak manusiawi. Ia mendesak polisi untuk bergerak cepat. Pelaku dan motif di baliknya harus segera diungkap ke publik.
"Aparat kepolisian harus segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif dibalik serangan brutal yang sangat tidak manusiawi," tegasnya.
Artikel Terkait
Inter Milan Tersendat, Hanya Raih Satu Poin Lawan Atalanta
Pemerintah Buka Ruas Tol Baru Gratis untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran
PKB Tegaskan Tak Intervensi Kasus OTT Bupati Cilacap
BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Petir di Sejumlah Kota Jelang Mudik Lebaran 2026