Namun begitu, perjalanan mereka tak akan lebih mudah. Babak 16 besar justru menyimpan tantangan yang unik: perang saudara. Ana/Trias akan berhadapan dengan rekan senegaranya sendiri, Lanny Tria Mayasari dan Apriyani Rahayu.
Pertemuan ini pasti akan seru. Kedua pasangan sama-sama punya nama, sama-sama punya pengalaman di kancah internasional. Siapa yang akan menang? Hanya permainan di lapangan yang bisa menjawab.
Di sisi lain, kabar dari sektor ganda putri Indonesia tak semuanya menggembirakan. Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Kim Yu Jung dan Lee Yu Lim. Mereka takluk dalam dua gim beruntun, 11-21 dan 17-21, sehingga harus puas tersingkir lebih dulu.
Jadi, fokus kini tertuju pada duel panas sesama anak bangsa itu. Semoga yang terbaik untuk Indonesia.
Artikel Terkait
Guardiola: Kalah dari West Ham, Impian Juara Premier League City Tamat
Herdman Bangun Tembok Udara dengan Kembalinya Baggott ke Timnas Indonesia
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim