Di Dortmund, reaksinya bisa ditebak: keheranan, bahkan kemarahan. Para petinggi BVB dikabarkan sangat kesal dengan manajemen Chelsea. Memang, secara kontrak, Chelsea berhak. Tapi memainkan hak itu di akhir Januari saat waktu mencari pengganti hampir habis dianggap sebagai langkah yang mengejutkan dan menyulitkan.
Beberapa suara di Jerman berbisik, mungkin Dortmund sendiri yang kurang waspada. Mereka seharusnya meminta batas waktu yang lebih awal untuk klausul pemanggilan itu, atau bahkan menolak klausul tanpa tanggal kadaluarsa. Sekarang, tekanan ada di pundak mereka.
Lantas, apa yang memicu keputusan mendadak Chelsea ini? Jawabannya mungkin terletak di ruang perawatan. Levi Colwill dan Tosin Adarabioyo sedang cedera. Itu menyisakan pilihan terbatas untuk pelatih Liam Rosenior: hanya Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, dan Benoît Badiashile yang benar-benar siap. Situasi darurat, solusi darurat.
Menariknya, Bild juga melaporkan bahwa Borussia Dortmund tidak berencana mendatangkan bek tengah baru sebagai pengganti. Mereka akan bertahan dengan skuad yang ada.
Drama ini jelas belum berakhir. Keributan di media Jerman kemungkinan akan mengarahkan kecerobohan pada Chelsea. Tapi, bagi yang jeli, pertanyaan besarnya justru mengapa BVB tidak melindungi diri mereka sendiri dari skenario seperti ini sejak awal. Sebuah pelajaran berharga dalam negosiasi pinjaman, mungkin.
Artikel Terkait
Tavares dan Persebaya: Ketika Stabilitas Klub Melahirkan Performa Gemilang
Persebaya Surabaya: Favorit Terselubung di Tengah Sorotan Persib dan Persija
Persib dan Persija Gaduh, Persebaya Siap Menggigit Diam-diam
Sir Jim Ratcliffe Tarik Michael Carrick di Tengah Wawancara Usai United Bungkam Arsenal