Wenger Soroti Kekurangan Arsenal Usai Tumbang dari United

- Senin, 26 Januari 2026 | 14:55 WIB
Wenger Soroti Kekurangan Arsenal Usai Tumbang dari United

Media sosial kembali riuh. Pemicunya? Komentar tajam Arsene Wenger usai Arsenal tumbang 2-3 dari Manchester United di Premier League, Minggu malam lalu. Netizen pun langsung heboh.

Pertandingan di Emirates Stadium itu memang dramatis. Arsenal sempat unggul duluan lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez. Tapi kemudian, giliran mereka yang kebobolan. Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu membalikkan keadaan untuk United. Mikel Merino sempat menyamakan kedudukan jadi 2-2, memberi harapan. Sayangnya, harapan itu pupus oleh gol penentu Matheus Cunha yang memastikan kemenangan 3-2 untuk tim Michael Carrick.

Kekalahan ini terasa pahit. Meski masih bercokol di puncak klasemen dengan selisih empat poin dari Manchester City dan Aston Villa, momen ini jelas kesempatan terbuang untuk memperlebar jarak. Di sisi lain, United meraih kemenangan krusial yang mengantarkan mereka naik ke posisi empat.

Menyaksikan mantan klubnya kalah, Wenger tak sungkan berbagi analisis. Dia tampil sebagai analis untuk beIN Sports dan sorotannya cukup menohok.

“Gol-gol yang tercipta sedikit banyak menggambarkan cara bermain kedua tim. Man United membangun serangan dengan baik dan memiliki kohesi yang bagus, sementara gol Arsenal lebih banyak berasal dari kekuatan fisik dan perebutan bola di situasi bola mati, termasuk gol pertama dan kedua bukan permainan bersih,” ucap Wenger.

Menurutnya, Arsenal memang memberikan segalanya di lapangan. Tapi ada yang kurang. “Kurang sabar dan teknisnya kurang rapi,” katanya. Hal itu berbanding terbalik dengan United yang dinilainya tampil sangat meyakinkan dan solid. Wenger bahkan menangkap ada perubahan signifikan pada tim Setan Merah.

“Ada sesuatu yang terjadi pada tim ini antara kemenangan mereka atas Man City dan kemenangan hari ini atas Arsenal. Cara mereka bermain benar-benar solid,” ujarnya.

Tak cuma itu, Wenger juga angkat topi untuk mental United. Dia memuji kemampuan mereka membalikkan keadaan di kandang lawan, situasi yang biasanya menguntungkan tuan rumah.

“Ketika Arsenal menyamakan skor 2-2, biasanya tim tuan rumah yang menang. Tapi mereka berhasil menemukan sumber daya untuk mencetak gol ketiga dan menang 3-2 di kandang lawan dalam pertandingan level tinggi. Jadi, saya harus memberi selamat pada Carrick, dia menciptakan sesuatu,” dia menambahkan.

Komentar sang legenda langsung membanjiri linimasa. Reaksinya beragam. Banyak pendukung United yang memuji sikap berkelas Wenger, yang dianggap sportif memberi selamat kepada Carrick. “Carrick berhasil membuat Wenger jadi fans United,” celetuk seorang netizen, setengah becanda.

Namun begitu, di kubu Arsenal, komentar itu ditafsirkan lain. Sebagian fans melihatnya sebagai kritik halus terhadap gaya permainan Mikel Arteta yang dianggap kurang bernas. “Wenger muntah darah menonton tim ini bermain,” tulis seorang penggemar dengan nada kecewa.

Apapun interpretasinya, satu hal yang jelas: karisma Wenger masih kuat. Analisisnya yang jujur dan kritis, sambil tetap mengakui kualitas lawan, menunjukkan kelasnya. Kini, sorotan beralih ke laga Arsenal berikutnya. Ekspektasi untuk mempertahankan puncak klasemen semakin tinggi, dan tekanan pun pasti tak akan berkurang.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar