LONDON – Drama di Emirates Stadium berakhir dengan kemenangan penting bagi Manchester United. Di bawah kendali interim Michael Carrick, Setan Merah menumbangkan Arsenal 3-2 dalam laga yang seru, Minggu malam waktu setempat. Yang istimewa, ini adalah kemenangan tandang pertama mereka di markas Arsenal sejak delapan tahun silam, tepatnya Desember 2017.
Gol-gal dari Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha mengantarkan tiga poin penuh. Hasil ini langsung mendongkrak posisi United ke zona Liga Champions. Momentum mereka memang sedang panas. Sebelumnya, di laga pertama Carrick menggantikan Ruben Amorim, mereka juga sukses menaklukkan Manchester City dengan skor 2-0.
Namun begitu, Carrick terlihat enggan terbawa euforia. Dengan sudah tersingkir dari semua kompetisi piala domestik, fokus tim kini hanya satu: 15 laga sisa Premier League. Ujian berikutnya adalah lawatan Fulham ke Old Trafford pekan depan.
“Saya tidak terbawa suasana. Masih ada banyak laga besar menanti, bahkan yang lebih besar lagi. Karena bagi kami, setiap pertandingan berikutnya adalah yang terpenting,” tegas Carrick.
Menurutnya, meski energi dan kepercayaan diri melonjak usai mengalahkan dua raksasa liga, sikap rendah hati tetaplah kunci. “Banyak hal positif yang bisa kita ambil, tapi kita harus tetap membumi. Paham betul bagaimana cara meraih hasil ini, itu hal mendasar untuk masa depan,” ujarnya lagi.
Soal kemungkinan dirinya diangkat menjadi pelatih permanen usai musim, Carrick menolak berkomentar. Pria itu lebih memilih konsentrasi penuh pada pengembangan tim dan menjaga performa impresif yang sudah terlihat.
Artikel Terkait
Siapa yang Akan Jadi Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia?
Borneo FC Siapkan Senjata Baru dari Argentina untuk Gempur Persib
Pedro Matos Resmi Diperkenalkan, Persebaya Siapkan Senjata Baru Jelang Putaran Kedua
Alwi Farhan Taklukkan Thailand, Gelar Perdana Jadi Penanda Kebangkitan