Leani Ratri Oktila Sabet Tiga Emas ASEAN Para Games, Semangat Baru dari Peran sebagai Ibu

- Senin, 26 Januari 2026 | 02:20 WIB
Leani Ratri Oktila Sabet Tiga Emas ASEAN Para Games, Semangat Baru dari Peran sebagai Ibu

NAKHON RATCHASIMA – Leani Ratri Oktila membuktikan sekali lagi, tahtanya di bulu tangkis para Asia Tenggara masih kokoh. Di ASEAN Para Games 2025 Thailand, atlet Indonesia ini tak terbendung. Ia pulang membawa tiga medali emas.

Bertanding di Indoor Stadium SPADT Convention Center, Minggu (25/1/2026) lalu, Leani meraih emas di tiga nomor berbeda: ganda campuran SL3-SU5 bersama Hikmat Ramdani, ganda putri SL4, dan ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah. Prestasi ini sekaligus menegaskan konsistensinya di kancah regional.

“Alhamdulillah tiga medali emas APG Thailand ini,” ujar Leani.

“Ini kebetulan APG saya yang keenam, jadi mungkin tidak ada yang spesial ya. Tapi bersyukurnya bisa mempertahankan medali emas itu dan hingga pertandingan hari ini saya mempersiapkan dengan baik jadi bisa dibilang tidak ada kendala berarti,” sambungnya, seperti dikutip dari laman Kemenpora, Senin (26/1).

Suntikan Motivasi dari Sang Buah Hati

Di balik ketangguhannya di usia 34 tahun, ada peran baru yang memberinya energi segar: menjadi seorang ibu. Leani mengaku, dukungan dari anaknya memberi semangat yang berbeda, lebih dalam dan mengharukan.

“Mungkin sekarang jadi ibu semangatnya jadi lebih tinggi justru,” katanya.

“Apalagi dengar support dari anak mungkin itu yang membuat berbeda dan terharu ya karena anak sudah bisa mengerti dan bisa ngomong.”

Menjadi orang tua memberinya perspektif baru. Meski sadar kemampuan fisik bisa menurun seiring waktu, ambisinya tak padam. Leani masih mengincar Paralimpiade Los Angeles 2028.

Optimisme Regenerasi

Di tengah euforia kemenangan pribadinya, Leani justru melihat hal yang lebih menggembirakan: masa depan timnas. Ia menilai regenerasi sedang berjalan dengan baik. Buktinya? Final antar-atlet Indonesia kerap terjadi di berbagai nomor selama APG Thailand berlangsung.

“Untuk atlet Indonesia sebenarnya kita semua bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti tuan rumah Thailand ini,” ujarnya penuh keyakinan.

“Apalagi sekarang kita sudah banyak regenerasi. Di kelas saya sendiri sudah ada pelapisnya, sudah ada atlet generasi barunya.”

Ia pun punya pesan untuk para penerusnya. “Pesan saya buat teman-teman yang baru tetap semangat jangan mudah menyerah.”

Tak lupa, ia mengucap terima kasih. Dukungan masyarakat lewat komentar positif di siaran langsung, menurutnya, adalah nilai tambah yang luar biasa. Begitu pula fasilitas dari pemerintah yang ia akui sudah cukup baik.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar