Baru tujuh menit babak kedua berjalan, kebuntuan akhirnya terpecahkan. Dani Olmo mendapat umpan matang di dalam kotak penalti. Tanpa ampun, ia melepaskan tendangan mendatar dengan kaki kanannya. Bola melesat ke pojok gawang, membawa Barcelona unggul 1-0.
Gol itu seperti membuka keran. Hanya selang lima menit kemudian, Barcelona menggandakan keunggulan. Kali ini, berawal dari kesalahan fatal bek Oviedo. Raphinha, dengan pressing-nya yang tajam, berhasil merebut bola. Ia lalu menghadapi kiper sendirian, dan dengan tenang menuntaskan peluang itu. 2-0 untuk tuan rumah.
Puncak pertunjukan malam itu hadir di menit ke-73. Aksi individu Lamine Yamal benar-benar memukau.
Dani Olmo mengirim umpan silang dari sisi kanan ke jantung pertahanan Oviedo. Yamal, yang sudah bersiap di udara, menyambutnya dengan tendangan salto (bicycle kick) yang spektakuler. Bola meluncur deras ke gawang, meninggalkan kiper Escandell hanya bisa terpana. Gol indah itu sekaligus mengunci kemenangan 3-0 untuk Barcelona.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Tiga gol tanpa balas. Barcelona meraih tiga poin penuh dengan penampilan yang semakin meyakinkan, sementara Real Oviedo pulang dengan tangan hampa.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode