Rumor juga beredar soal kiper Gianluca Pandeynuwu yang kemungkinan hengkang, dengan Arema FC disebut-sebut sebagai tujuan. Intinya, pemain yang kontribusinya minim mulai dikurangi.
Nah, dalam situasi seperti ini, nama Agung Mannan otomatis masuk dalam daftar yang berisiko. Bek tengah lain sudah ada, pemain baru datang, sementara menit bermainnya hampir nol.
Lalu, ke mana Agung harus pergi? Dua opsi paling sering disebut: kembali ke PSM atau ikut mantan pelatihnya, Bernardo Tavares.
PSM Makassar adalah rumah lamanya. Agung adalah bagian penting dari skuad juara Liga 1 2022/2023. Dia paham betul budaya klub, dan publik Makassar juga mengenalnya. Bagi PSM yang mungkin butuh penguatan di pertahanan lokal, Agung bisa jadi solusi yang masuk akal.
Opsi kedua, mengikuti Bernardo Tavares. Kabarnya, pelatih asal Portugal itu sedang dalam pembicaraan dengan Persebaya. Kalau jadi, besar kemungkinan Agung akan direkrut. Dia tahu betul sistem Bernardo, dan di tangan pelatih itu dulu, penampilannya sangat solid.
Intinya, apapun pilihannya, Agung butuh main. Bertahan di Persis dengan kondisi sekarang hanya akan membuatnya teronggok di bangku cadangan. Di usianya yang masih produktif, itu adalah pembunuhan karier.
Bursa transfer masih terbuka. Agung Mannan berdiri di persimpangan. Tinggal menunggu, ke mana bek juara ini akan melabuhkan langkah berikutnya.
Artikel Terkait
Chelsa Siapkan Pintu Keluar untuk Enam Pemain Jelang Akhir Bursa
Sergio Ramos dan Gelombang Bobotoh: Mungkinkah Bandung Jadi Pelabuhan Terakhir?
PSM Makassar Bidik Gelandang Australia Blake Ricciuto Jelang Putaran Kedua
Febri Hariyadi Digoyang Dua Klub, Masa Depan di Persib Mulai Ragu