London. Situasi Raheem Sterling di Chelsea masih gelap. Pemain sayap berusia 31 tahun itu jelas-jelas tidak masuk dalam rencana tim, dan kabarnya ada sejumlah klub yang mengincarnya di bursa transfer Januari ini.
Padahal, usianya belum tua-tua amat. Ia baru merayakan ulang tahun ke-31 bulan Desember lalu. Tapi kariernya macet total. Ia tersingkir dari skuad utama The Blues, dan musim lalu, masa pinjamannya ke Arsenal pun bisa dibilang gagal. Musim ini? Sama sekali belum bermain. Latihan pun terpisah.
Pertandingan terakhirnya mengenakan jersey Chelsea sudah lama, tepatnya Mei 2024. Manajer baru Liam Rosenior sempat memberi sinyal perdamaian, tapi sejauh ini, pengasingan Sterling tampaknya belum akan berakhir.
Namun begitu, namanya masih punya greget. Reputasinya sebagai pemenang empat gelar Premier League masih berbicara, meski ia lama tak turun lapangan. Minat pun datang, salah satunya dari Italia.
Menurut laporan Sky Sports yang dikutip Metro, Napoli sedang mempertimbangkan opsi peminjaman. Antonio Conte butuh penguat untuk menjaga ambisi juara Serie A. Posisi Napoli di klasemen saat ini ketiga, tertinggal enam poin dari Inter yang memimpin. Jelas, mempertahankan gelar tahun lalu tidak akan mudah.
Tapi di sisi lain, Sterling punya preferensi sendiri. Sumber yang sama menyebut, sang pemain lebih memilih bertahan di London karena alasan pribadi. Bahkan, ia dikabarkan 'lebih tertarik pindah ke Fulham' perpindahan yang secara geografis paling dekat dari Stamford Bridge.
Sebelumnya, ESPN juga melaporkan minat dari Fulham dan West Ham. Kendalanya? Sterling menginginkan transfer permanen, bukan sekadar pinjaman. Dan ini jadi masalah besar.
Gajinya yang mencapai £325.000 per minggu di Chelsea adalah halangan nyata. Hampir mustahil bagi klub Liga Premier lain untuk menanggung angka sebesar itu. Chelsea sendiri tentu ingin melepas beban gaji tersebut, apalagi kontrak Sterling masih panjang, hingga musim panas 2027.
Saat ditanya tentang situasi Sterling dan Axel Disasi yang juga termasuk dalam 'bomb squad' Rosenior memberikan pernyataan yang cukup diplomatis.
"Saya akan berbicara dengan mereka. Kita sudah masuk bulan Januari, seperti yang kalian tahu," ujar bos Chelsea itu.
"Raheem punya karier yang luar biasa. Saya sangat menghormatinya. Axel juga pemain yang saya sukai sejak lama."
"Jujur, saya harus bicara dengan mereka dan dengan klub. Prioritas saya masih banyak, tapi ini akan saya selesaikan dalam beberapa hari ke depan," tandasnya.
Sementara ketidakpastian itu berlangsung, Chelsea punya jadwal padat. Rabu malam ini mereka menjamu Pafos di Liga Champions. Ini akan jadi laga keempat Rosenior sebagai pelatih, dan yang menarik, di kompetisi keempat yang berbeda setelah sebelumnya mencicipi Carabao Cup, Piala FA, dan tentu saja Liga Premier.
Artikel Terkait
Rivalitas Segitiga Hakim Danish, Veda Ega, dan Uriarte Berkobar Lagi di Moto3 Jerez
Cedera Hamstring Ancam Partisipasi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Malut United Hadang Persebaya dalam Duel Krusial Perebutan Papan Atas
Latihan Persiapan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Denmark Resmi Ditutup