Namun begitu, situasi berubah di set kedua. Fernandez bangkit dan bermain lebih baik. Laga pun berjalan alot, sengit, dengan skor yang beberapa kali berimbang. Tapi Janice tetap tenang. Konsistensinya di titik-titik kritis akhirnya membawanya memenangi tie break yang menegangkan.
“Ini mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Janice usai pertandingan, wajahnya masih basah oleh keringat dan senyum lebar.
“Leylah adalah pemain tangguh, dan saya harus bekerja ekstra keras di set kedua. Senang bisa membawa nama Indonesia melangkah lebih jauh.”
Artikel Terkait
Maret, Panggung Pertama John Herdman: Ujian Nyata di FIFA Series
Thomas Frank Bertekad Bertahan di Tottenham di Tengah Badai Kritik
Mourinho Tolak Sinetron Madrid: Saya Tak Mau Terlibat
Martinez Panas, Legenda MU Sindir Mentalitas Bek Argentina