Meski masih terikat kontrak, minat dari beberapa klub Eropa seperti Pescara di Italia dan Aris Thessaloniki dari Yunani terhadap Barba disebut cukup serius. Manajemen Persib tentu berusaha menahannya. Performa Barba di putaran pertama sangat krusial: 17 penampilan, 3 gol, dan 1 assist. Catatan yang sulit untuk langsung dicari gantinya.
Namun begitu, jika Barba benar-benar pergi, maka pencarian bek tengah baru yang berkualitas jadi sebuah keharusan. Di sinilah wacana soal Sergio Ramos mulai terdengar masuk akal, setidaknya dalam obrolan warung kopi dan forum penggemar.
Status Bebas, Peluang Terbuka
Satu hal yang menguntungkan: Ramos saat ini berstatus bebas transfer. Ia baru saja mengakhiri kontraknya dengan CF Monterrey di Meksiko. Status ini tentu mempermudah negosiasi bagi klub mana pun yang punya ambisi dan dana memadai.
Memang, usianya sudah 39 tahun. Tapi pengalamannya di panggung tertinggi sepak bola dunia nyaris tak ada tandingannya. Dia bukan cuma pemain, melainkan pemimpin, juara sejati, yang bisa membentuk mental sebuah tim. Untuk proyek jangka pendek, namanya tetap menggiurkan.
Persib sendiri punya preseden menarik. Dulu mereka pernah mendatangkan Michael Essien, mantan bintang Chelsea. Jadi, memboyong pemain berkaliber besar bukanlah hal yang sama sekali asing bagi manajemen Maung Bandung.
Thom Haye sebagai Tolok Ukur
Keberhasilan Persib mendapatkan dan mempertahankan Thom Haye seolah jadi simbol baru. Ia membuktikan bahwa klub di Indonesia bisa menarik pemain dengan nilai pasar tinggi dan reputasi bagus. Jika Haye bisa jadi tulang punggung, kenapa tidak dengan Ramos? Bobotoh berimajinasi: mungkin sang legenda tertarik menutup karier di klub dengan basis suporter besar, sambil mencoba tantangan baru di Asia.
Manajemen Masih Tutup Mulut
Sampai detik ini, pihak Persib masih sangat tertutup soal rencana transfer. Pergerakan mereka sejauh ini minimalis: melepas satu pemain dan meminjamkan dua lainnya. Justru kesunyian inilah yang memicu spekulasi semakin liar. Apakah mereka sedang menyiapkan sebuah kejutan besar di balik pintu?
Wacara Sergio Ramos ke Persib mungkin masih terdengar seperti mimpi siang bolong. Tapi dalam dunia sepak bola modern, di mana status bebas transfer dan ambisi bertemu, segala sesuatu bisa terjadi. Bagi Bobotoh, selama Thom Haye masih berseragam biru-merah, maka harapan untuk melihat Ramos di Stadion GBLA tetap menyala setidaknya dalam angan-angan mereka yang paling liar sekalipun.
Artikel Terkait
Lorenzo Buka Suara: Rossi Gagal Juara 2015 Bukan karena Marquez, Tapi...
Herdman Anggap Piala AFF 2026 sebagai Ajang Uji Nyata Talenta Lokal
PSIS Semarang Bongkar Skuad, Fokus Rekrut Pemain Lokal Siap Tempur
Milos Pantovic dan Dilema Jebolan Bayern di Persimpangan Jakarta-Surabaya