Herdman Anggap Piala AFF 2026 sebagai Ajang Uji Nyata Talenta Lokal

- Senin, 19 Januari 2026 | 22:00 WIB
Herdman Anggap Piala AFF 2026 sebagai Ajang Uji Nyata Talenta Lokal

Menurutnya, struktur Piala AFF justru menguntungkan untuk seorang pelatih baru. Keterbatasan akses ke pemain bintang memaksa kita untuk kreatif, memaksimalkan apa yang ada.

“Sebagai pelatih baru, struktur turnamen ini sempurna,” tegas mantan pelatih Toronto FC itu.
“Anda bisa pakai kolam pemain yang jauh lebih besar.”

Ia pun menarik paralel dengan Gold Cup di kawasan CONCACAF, yang juga sering tak masuk kalender FIFA. Di sana, tim-tim peserta terbiasa mengandalkan pemain lokal, tapi tetap bisa tampil kompetitif.

“Di Gold Cup pun kami tak bisa panggil pemain seperti Alphonso Davies,” ungkap Herdman.
“Anda harus maksimalkan pemain lokal dan kumpulan talenta yang lebih luas.”

Format Piala AFF 2026 sendiri bakal ketat. Fase grup menggunakan sistem kandang-tandang, sementara semifinal dan final digelar dua leg. Sistem seperti ini benar-benar menguji kedalaman skuad, tak cuma soal fisik dan taktik, tapi juga mental.

Di sisi lain, catatan sejarah Indonesia di Piala AFF sejak 1996 memang belum gemilang. Trofi juara belum pernah diraih, prestasi terbaik cuma enam kali tembus final. Tapi di bawah Herdman, ada optimisme baru. Liga domestik yang semakin kompetitif bisa jadi senjata utama. Bisa jadi, inilah saatnya Garuda benar-benar mengancam dominasi Malaysia dan Vietnam di kawasan.


Halaman:

Komentar