Rumor transfer lagi-lagi memenuhi udara Kota Bandung. Kali ini, nama yang beredar cukup mencengangkan: Layvin Kurzawa, bek kiri eks Paris Saint-Germain, dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk bergabung dengan Persib. Klub kebanggaan Jawa Barat itu disebut-sebut ingin mendatangkan sang pemain untuk mengisi kekosongan di paruh kedua kompetisi Super League 2025/26 mendatang.
Laporan ini pertama kali muncul dari media Prancis, Foot Mercato. Menurut mereka, Kurzawa yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya di Boavista, Portugal, berakhir Juni lalu siap melanjutkan petualangan ke Asia Tenggara. Indonesia menjadi tujuannya, dengan Persib sebagai klub yang paling serius mendekati.
“Jauh dari sorotan Eropa, bek 33 tahun ini hampir menandatangani kontrak dengan Persib Bandung,” tulis Foot Mercato.
Laporan itu juga menyebut, meski pilihan ini mungkin mengejutkan, tapi masuk akal melihat ambisi Persib yang kini memuncaki klasemen. “Klub tersebut berupaya menarik nama-nama besar untuk memperkuat posisinya,” tambah mereka.
Di sisi lain, rumor ini muncul berbarengan dengan kabar kepastian Federico Barba yang akan angkat kaki dari Bandung dan balik ke Italia. Posisi bek jelas butuh pengisian segera. Persib, yang tak cuma fokus pada liga domestik tapi juga persiapan ACL 2, memerlukan amunisi segar. Kehadiran Kurzawa, pemain dengan jam terbang tinggi di level top Eropa, bisa menjadi solusi.
Adaptasi? Mungkin itu bukan masalah besar. Di sana sudah ada Andrew Jung, striker asal Prancis yang pernah main di Ligue 2. Keberadaan rekan senegara bisa mempermudah Kurzawa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Karir Kurzawa sendiri cukup gemilang di masa jayanya. Dia adalah produk akademi AS Monaco, membela tim utama selama lima tahun dan jadi bagian dari skuad yang juara Ligue 2 musim 2012/13. Kemudian, PSG memboyongnya pada 2015. Selama hampir sembilan tahun di Paris, dia merasakan hampir semua gelar domestik Prancis.
Namun begitu, beberapa tahun terakhir perjalanannya tak semulus dulu. Masa pinjamannya ke Fulham pada 2022/23 hanya menghasilkan tiga penampilan di Liga Inggris. Begitu pula di Boavista, ia cuma tampil empat kali. Statistik itu mungkin yang membuatnya mempertimbangkan babak baru di benua berbeda.
Jangan lupa, dia juga punya 14 caps untuk Timnas Prancis. Pengalaman di level internasional itu aset berharga yang bisa dibawanya ke lapangan hijau Indonesia.
Jadi, akankah “Maung Bandung” benar-benar mendapatkan tandukan sang eks bintang PSG? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Kalau jadi, ini bakal jadi salah satu transfer yang paling menggemparkan dalam sejarah liga kita.
Artikel Terkait
Kapten Carvajal Terpinggirkan, Ketegangan dengan Arbeloa Menguat di Real Madrid
Persis Solo Menang Dramatis, Perburuan Kursi Degradasi Super League Makin Sengit
Tim Indonesia Mulai Adaptasi di Arena Horsens Jelang Piala Thomas & Uber 2026
Krisis Chelsea Makin Dalam, Lima Kalah Beruntun Usai Dibantai Brighton