Di sisi lain, situasi Witan di Persija juga memberi angin. Pemain 23 tahun itu dikabarkan mulai jarang mendapat menit bermain. Kondisi ini tentu membuka peluang untuk mencari tantangan baru. Persebaya melihatnya sebagai momentum emas untuk mendatangkan pemain berkualitas plus punya jam terbang internasional.
Kalau transfer ini benar-benar terjadi, Witan diproyeksikan bakal jadi tandem serasi untuk Bruno Moreira di lini depan. Bayangkan kombinasi kecepatan dan kreativitas mereka. Bisa-bisa serangan Bajul Ijo jadi lebih berwarna dan sulit ditebak lawan.
Tapi Witan bukan satu-satunya target. Ada juga nama Ramadhan Sananta yang masuk radar. Striker yang sekarang main di DPMM FC, Malaysia, itu jadi opsi penguat lini depan. Apalagi, ada faktor kedekatan dengan Tavares yang dulu punya peran dalam kariernya. Jadi, rumor ini makin menarik untuk ditunggu kelanjutannya.
Pada akhirnya, langkah Persebaya ini menunjukkan ambisi yang besar. Dengan memadukan pemain asing baru dan target pemain lokal berpengalaman, mereka berusaha membangun tim yang solid dan seimbang. Semua demi satu hal: tetap kompetitif di Super League musim depan.
Artikel Terkait
DallIgna: Marquez Hanya Tersandung Nasib Buruk di Thailand
Suporter PSM Makassar Desak Evaluasi Pelatih Usai 11 Laga Tanpa Kemenangan
Kekalahan PSM Picu Kerusuhan Suporter, Rombakan Besar Kepelatihan Menguat
Dejan Antonic Dipecat, Tomas Trucha di PSM Berada di Ambang Kejatuhan