JEPARA – Gelombang baru sedang melanda bursa transfer sepak bola Indonesia. Kali ini, perhatian klub-klub besar tanah air serempak tertuju ke India, tepatnya ke kompetisi Indian Super League (ISL). Fenomena eksodus pemain dari sana ke sini sedang hangat diperbincangkan.
Pemicunya? Situasi kompetisi di India yang terbilang kurang pasti sejak pertengahan tahun lalu. Nah, kondisi itu dimanfaatkan betul oleh beberapa klub kita. Persijap Jepara, misalnya, tampil paling agresif. Mereka berhasil memboyong tiga pemain sekaligus.
Persik Kediri tak mau ketinggalan, mengamankan dua nama. Sementara itu, Persija Jakarta hanya mendatangkan satu pemain. Tapi, satu itu disebut-sebut sebagai rekrutan paling gemuk di antara semuanya.
Persijap Jepara: Paling Getol
Laskar Kalinyamat benar-benar memborong. Mereka memanfaatkan momen ini untuk memperdalam pilihan pemain di bangku cadangan. Rekrutan pertama mereka adalah Borja Herrera, seorang gelandang asal Spanyol yang resmi dikontrak akhir Desember lalu.
Herrera bukan pemain sembarangan. Dia punya pengalaman membela FC Goa dan East Bengal FC, dengan catatan mentereng: 13 gol dan 12 assist selama berkarier di India.
Tak berhenti di situ, Persijap kemudian mendatangkan Jose Luis Espinosa Arroyo. Bek tengah yang diresmikan awal Januari ini diharapkan bisa menjadi tembok pertahanan baru. Namanya cukup dikenal di Liga India, dengan lebih dari 150 kali tampil.
Rekrutan terakhir mereka adalah Iker Guarrotxena. Striker yang juga mantan pemain FC Goa ini punya naluri mencetak gol yang tajam. Statistiknya berbicara: 21 gol dari 47 penampilan. Sungguh tambahan yang berharga untuk lini serang.
Langkah Cerdas Persik Kediri
Artikel Terkait
Persebaya Ganti Formasi, Trio Baru Siap Guncang Lini Depan
Lima Klub Besar Super League Diam Seribu Bahasa di Bursa Transfer
Prancis Bergerak Cepat, Madrid Terancam Kehilangan Zidane
Ezra Walian Tancapkan Kaki di Kediri, Persija Gagal Rekrut