Namun begitu, sorotan utama Lee tampaknya tertuju pada satu nama: John Herdman. Kehadiran pelatih asal Inggris itu di kursi kepelatihan Garuda dinilainya sebagai langkah fantastis. Pengalaman Herdman membawa tim nasional ke Piala Dunia jelas meninggalkan kesan mendalam.
“Ya, jelas ini perekrutan yang fantastis untuk Indonesia. Dia telah memimpin tim ke Piala Dunia dan itu sangat mengesankan,” tutur Lee.
Karena itulah, pertandingan nanti bukan cuma soal poin. Bagi pelatih Singapura ini, itu juga kesempatan untuk menyaksikan langsung bagaimana pendekatan taktis seorang Herdman diterapkan di kancah Asia Tenggara. Dia mengakui, timnya akan mempersiapkan pertemuan itu dengan sangat matang.
“Dan mari kita lihat bagaimana dia bermain di pertandingan mendatang dan kami pasti akan melakukan persiapan yang matang,” pungkasnya.
Di sisi lain, Piala AFF 2026 sendiri memang punya nuansa yang berbeda. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan format kandang-tandang ini, seolah menjadi panggung uji coba yang sempurna. Bagi banyak tim, termasuk Indonesia dan Singapura, ini adalah batu loncatan terakhir sebelum mereka bertarung di level yang lebih tinggi, Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Grup B sendiri dihuni oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Tapi bagi Gavin Lee, fokusnya sekarang jelas: menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi ujian berat di Grup A, terutama saat berhadapan dengan Indonesia era baru.
Artikel Terkait
Persija Siap Luncurkan Dua Debutan di GBK Lawan Madura United
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, 11 Nama Kru dan Penumpang Diumumkan
Persib Puncaki Klasemen, Hodak Malah Soroti Lubang di Sektor Kiri
Persija Rekrut Bomber Maroko, Transfer Kilat yang Mengejutkan