BANGKOK Jorge Martin akhirnya bisa bernapas lega. Setelah melewati satu tahun penuh cobaan di Aprilia Racing, pembalap yang dijuluki "Martinator" itu kini mengaku siap 100 persen. Sasaran pertamanya: seri pembuka MotoGP Thailand 2026.
Musim 2025 benar-benar menjadi periode kelam. Cedera bertubi-tubi memaksanya lebih sering terbaring di ruang pemulihan daripada menikmati debu lintasan. Performa? Jauh dari kata ideal. Bayangkan, juara dunia MotoGP 2024 itu cuma tujuh kali tampil di balapan utama sepanjang tahun. Debutnya bersama Aprilia jelas di luar ekspektasi, baik bagi dirinya maupun tim.
Tapi Aprilia tak goyah. Tim asal Noale itu tetap mempertahankan Martin sebagai pembalap utama untuk 2026, lengkap dengan motor anyar RS-GP. Kepercayaan itu yang kini coba dibalas Martin dengan kerja keras di balik layar.
“Prosesnya tidak mudah, setelah tahun yang saya lalui dan semua kesulitan yang menghadang,” aku Martin.
“Tapi bagi saya, hal terpenting adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin.”
Nada bicaranya kini berbeda. Kalau tahun lalu penuh ketidakpastian, kini keyakinannya menguat. Menjelang Thailand, ia merasa segalanya lebih terkendali.
Artikel Terkait
Bek Kiri Jadi Titik Lemah Persib di Tengah Pesta Puncak Klasemen
Hudson Lega, Thailand Hindari Grup Neraka Indonesia di Piala AFF 2026
Red Bull Buka Kartu di Detroit, Siap Hadapi Masa Sulit di F1 2026
Fajar/Fikri Rindu Gemuruh Istora, Tantang Suporter Tandingi Suasana Malaysia