Setelah jeda, segalanya berubah. Putri kian kesulitan menghadapi variasi serangan An yang makin liar. Pertahanan sang pemain Korea itu juga kokoh, sulit ditembus. Putri tertinggal 11-14, kemudian 13-18. Usaha terakhir di angka 15-18 tak cukup kuat. Gim pertama pun berakhir 16-21 untuk keunggulan An.
Memasuki gim kedua, Putri berusaha mengambil inisiatif lagi. Dia sempat memimpin 2-0 dan 3-2. Tapi An, yang kini tampak lebih relaks, langsung merespon. Dia tak memberi ruang bagi Putri untuk membangun kepercayaan diri. Skor berbalik menjadi 3-5, lalu interval kedua dicapai dengan keunggulan An 11-6.
Sayangnya, situasi setelahnya tak kunjung membaik. An seperti punya banyak senjata. Serangannya variatif dan bertenaga, memaksa Putri terjebak dalam pola permainan bertahan. Dari segi power, perbedaannya cukup terasa. Poin demi poin diraih An, sementara Putri kesulitan mencari celah. Pertandingan berakhir dengan skor 8-21 di gim kedua, mengakhiri perjalanan Putri di India Open tahun ini.
Artikel Terkait
Pelatih Ganda Putra Pasang Target Juara di Indonesia Masters 2026
Pelatih Thailand Soroti Beban Berat Indonesia di Piala AFF 2026
PSM Tertinggal, Persik Borong Duo Hehanusa
PSM Makassar: Pemain Muda Dilepas, Rekrutan Lokal Masih Menghilang