“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Pendekatan ini diharapkan memacu intensitas latihan. Hasilnya, kesiapan tim menghadapi jadwal padat nanti diharapkan bisa lebih optimal.
Untuk memperkuat persaingan itu, manajemen sudah mendatangkan tiga pemain asing baru: Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Kehadiran mereka diharapkan tak cuma menambah opsi taktik, tapi juga meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan.
Menurut Tavares, kombinasi antara pemain lama dan pendatang baru ini berpotensi besar memberi dampak positif. Bukan cuma di lapangan hijau, tapi juga di ruang ganti. “Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.
Jadi, skemanya jelas. Adaptasi dipercepat, uji coba dijalankan, dan persaingan dipersengit. Dengan strategi ini, Persebaya berharap bisa menyambut paruh kedua kompetisi dengan performa yang jauh lebih stabil dan konsisten. Targetnya jelas: naik kelas.
Artikel Terkait
PSG Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Le Havre
Bayern Munchen Kalahkan Dortmund 3-2, Kokohkan Puncak Klasemen
Inter Milan Kokoh di Puncak, Napoli Menang Dramatis
Lamine Yamal Cetak Hattrick, Barcelona Hajar Villarreal 4-1 di Pekan Ke-26 La Liga