Baru empat menit babak kedua berjalan, gawang Como akhirnya bobol. Santiago Castro berhasil merebut bola dari Mergim Vojvoda di area tengah, lalu memberi umpan matang kepada Cambiaghi. Pemain nomor 21 itu lalu mendribel masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan datar yang tak bisa dijinakkan Butez. Bologna unggul 1-0.
Kejadian berbalik sepuluh menit berselang. Cambiaghi, sang pencetak gol, harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat kartu merah. Insiden itu sempat membuat suasana memanas.
Unggul jumlah pemain, Como langsung mendominasi. Mereka mengurung Bologna di pertahanan. Di menit ke-64, sempat ada harapan ketika wasit awalnya memberi penalti untuk Como usai Martin Vitik menjatuhkan Anastasios Douvikas. Namun, setelah lagi-lagi berkonsultasi dengan VAR, keputusan itu dibatalkan. Tidak ada penalti.
Serangan Como seperti kehilangan ketajaman. Beberapa peluang tercipta, tapi gagal dikonversi. Stefan Posch, misalnya, mendapat bola muntah di kotak penalti di menit 75. Kontrol dengan dadanya bagus, tapi tendangan voli langsungnya melambung jauh di atas gawang.
Waktu terus bergulir. Di menit 90 3, Nico Paz kembali melepas sepakan datar yang masih melebar. Sepertinya ini bukan hari keberuntungan Como.
Namun begitu, drama justru terjadi di injury time. Di menit 90 4, Martin Baturina yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan. Menerima bola di tepi kotak penalti, ia melepaskan sepakan melengkung yang indah. Ravaglia tak berkutik. Skor akhir 1-1.
Dengan satu poin ini, Como tetap bertengger di posisi keenam klasemen dengan 34 poin. Sementara itu, Bologna mengumpulkan 26 poin dan berada di peringkat kedelapan.
Artikel Terkait
Hodak Soroti Mental Juara Persib Usai Tumbangkan Persija
Juventus Berani Jegal MU, Incar Bek Kanan Andalan Setan Merah
Persib Tumbangkan Persija, Kokohkan Puncak Klasemen
Duel Sengit Persib vs Persija: Puncak Klasemen Jadi Taruhan di GBLA