“Saya coba fokus pada permainan saya sendiri, tidak terpancing ritme dia,” ujar Jonatan usai laga.
Memasuki gim kedua, ketegangan masih terasa. Jonatan sempat tertinggal 4-6. Tapi ia cepat beradaptasi, menyamakan kedudukan di 6-6, lalu 8-8. Sebelum jeda, ia berhasil membangun keunggulan tipis 11-8. Beberapa kali, pukulan-pukulannya sukses mengecoh pergerakan Naraoka.
Setelah itu, Jonatan benar-benar mengambil alih. Ia mendikte permainan sepenuhnya. Arah shuttlecock-nya semakin sulit ditebak, menempatkan Naraoka di posisi yang serba salah. Puncaknya, sebuah pukulan silang tajam memaksa Naraoka menjatuhkan raketnya saat skor menunjukkan 16-9 untuk keunggulan Jonatan. Dari situ, jalan menuju kemenangan terbuka lebar. Jonatan menutup pertandingan dengan gemilang di angka 21-13.
Kemenangan ini tentu jadi modal berharga bagi Jonatan Christie menuju babak berikutnya. Penampilannya hari itu solid, menunjukkan perkembangan yang matang baik secara teknik maupun mental.
Artikel Terkait
Tardozzi Tenang, Jatuh Marquez di Tes Buriram Tak Pengaruhi Performa
Pat Nevin: Chelsea Bisa Jual Cole Palmer ke Manchester United
Babak Playoff Liga Champions: Inter dan Juventus Hadapi Tantangan Berat
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif