Memasuki gim kedua, Wang langsung menekan. Agresivitasnya membuat Putri tertatih-tatih di belakang, tertinggal 1-5. Tapi di sinilah karakter pebulutangkis kita terlihat. Dia tak menyerah. Perlahan, poin demi poin diraih, hingga skor akhirnya seimbang di 5-5. Pertarungan jadi sangat ketat. Sayangnya, di tengah perjuangannya, Putri masih tertinggal 8-11 saat interval.
Namun begitu, Putri KW jelas menolak untuk tumbang dengan mudah. Dia bangkit. Dengan serangan-serangan berkualitas, dia berhasil menyamakan kedudukan 12-12, bahkan sempat membalikkan keadaan menjadi unggul 14-13. Suasana tegang, duel rally panjang-pendek silih berganti.
Tapi hari itu, nasib belum berpihak. Wang Zhi Yi kembali menunjukkan ketangguhannya di titik-titik krusial. Pertarungan sengit itu akhirnya harus diakhiri dengan skor 21-18 untuk Wang. Putri pun harus puas berhenti di babak perempat final.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Asnawi Mangkualam Tegaskan Pilihan: Lanjutkan Karier di Luar Negeri