PSIM Yogyakarta Ditaklukan PSM Makassar 2-1 Lewat Gol Dramatis Injury Time

- Jumat, 10 April 2026 | 20:00 WIB
PSIM Yogyakarta Ditaklukan PSM Makassar 2-1 Lewat Gol Dramatis Injury Time

PSIM Yogyakarta akhirnya harus menelan pil pahit di kandang sendiri. PSM Makassar datang dan meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 1, lewat gol di detik-detik terakhir pertandingan. Sungguh sebuah akhir yang mengejutkan.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Namun begitu, intensitasnya benar-benar meledak di babak kedua. PSIM sempat memberi harapan bagi pendukungnya. Pada menit ke-54, Corfe D. berhasil membobol gawang PSM. Suasana di stadion langsung bergemuruh, tekanan pun berpindah ke tim tamu.

Namun, PSM Makassar bukan tim yang gampang menyerah. Tertinggal satu gol, tim berjuluk Juku Eja itu malah bangkit. Mereka mulai mendominasi, mengatur tempo, dan melakukan sejumlah pergantian pemain yang cukup strategis. Upaya mereka akhirnya terbayar.

Di menit ke-79, kekacauan terjadi di kotak penalti PSIM. Lukac Cumic, dengan sigap, memanfaatkan bola muntah dan menyodokkannya ke dalam gawang. Skor pun menjadi 1-1. Laga sepertinya akan berakhir imbang.

Drama di Detik Penutup

Tapi ternyata, drama terbesar justru menunggu di injury time. Saat waktu hampir habis, tepatnya di menit 90 9, PSM mendapat sepak pojok. Victor Luis mengirim umpan silang yang dalam. Dusan Lagator melompat, dan sundulannya mendarat sempurna di sudut gawang. Gol! Itu adalah pukulan telak bagi PSIM yang sudah bertahan mati-matian.

Gol itu sekaligus menjadi penentu kemenangan 2-1 untuk PSM. Sebuah comeback yang benar-benar sempurna.

Pertarungan Sengit di Lapangan

Laga ini juga berlangsung keras, terbukti dari banyaknya kartu kuning yang dibagikan wasit. Beberapa nama yang tercatat melanggar adalah Yamadera Y. (menit 50), Ramos Mingo F. (63'), dan Lagator D. (69'). Tak hanya itu, Sheva S. (73'), Corfe D. (83'), hingga Savio Roberto di menit 90 10 juga ikut masuk buku catatan. Pertarungan di lapangan memang panas.

Kalau dianalisis, sebenarnya PSIM tampil cukup solid, terutama di sektor pertahanan. Mereka bekerja keras. Sayangnya, fokus mereka buyar tepat di momen-momen krusial. Di sisi lain, PSM Makassar menunjukkan mental baja. Mereka pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi. Strategi pergantian pemain yang dilakukan pelatih terbukti jitu, menyuntikkan energi baru untuk menyerang.

Pada akhirnya, kemenangan ini mempertegas konsistensi PSM di papan atas klasemen. Bagi PSIM, kegagalan meraih poin di kandang sendiri tentu menjadi pukulan yang cukup berat untuk dicerna.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar