Seorang pria di Bangladesh tewas setelah menjadi korban pengeroyokan yang dipicu oleh ejekan terkait kegagalan Lionel Messi mengeksekusi penalti. Insiden yang diawali dari perdebatan mengenai sepak bola itu berujung pada hilangnya nyawa korban.
Mohammed Shariful Islam, 35 tahun, tewas setelah keributan memuncak saat menonton pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di sebuah warung teh di Cumilla, Bangladesh. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/7) lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Yasser Ibrahim mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-15. Messi memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-21, tetapi gagal mengeksekusi penalti setelah kiper Mostafa Shobeir melakukan penyelamatan gemilang.
Menurut laporan di The Daily Star, Shankar Kumar Das, penanggung jawab Pos Polisi Nazira Bazar, mengatakan bahwa pertengkaran terjadi setelah Messi gagal mengeksekusi penalti. Seorang saksi mata menyebutkan bahwa Shariful mengejek para pendukung Argentina dengan mengatakan, "Bapakmu enggak bisa cetak gol (your father could not score a goal)."
Situasi pun berubah menjadi panas. Saat perdebatan memanas dan berubah menjadi perkelahian, dua warga lokal yang diidentifikasi sebagai Babu dan Main Uddin Malu diduga memukul kepala Shariful. Korban kemudian diselamatkan oleh warga setempat dan dibawa ke Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Cumilla, di mana ia dinyatakan meninggal.
Artikel Terkait
Messi Terancam Sanksi Usai Insiden dengan Pemain Philadelphia Union
Gol Pertama Messi Usai Sang Ayah Wafat, Inter Miami Ditahan Imbang Philadelphia
Philadelphia Union Incar Kemenangan Kelima Beruntun saat Menjamu Inter Miami
Ronaldo Hibur Messi yang Berduka atas Kepergian Sang Ayah