Piala Dunia 2026 belum usai, tetapi persaingan di papan atas daftar pencetak gol terbanyak sudah berjalan sengit. Di luar lapangan, para penyerang elite itu juga bertarung dalam perolehan pendapatan dan Lionel Messi masih menjadi rajanya.
Kapten Timnas Argentina yang telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen tercatat sebagai pemain dengan pendapatan tahunan terbesar di antara para pesaingnya. Berdasarkan estimasi Forbes, Messi mengantongi sekitar Rp2,28 triliun per tahun. Separuhnya, sekitar Rp1,14 triliun, berasal dari gaji dan bonus sebagai pesepak bola, sementara sisanya dari kerja sama komersial dengan merek global seperti Adidas, Apple, Mastercard, Hard Rock International, Lowe's, Michelob Ultra, serta lisensi dan penjualan memorabilia.
Di bawah Messi, Kylian Mbappe menjadi pemain dengan pemasukan terbesar berikutnya. Penyerang Prancis itu diperkirakan memperoleh sekitar Rp1,55 triliun setiap tahun, dengan rincian Rp1,14 triliun dari gaji dan bonus serta sekitar Rp407,5 miliar dari kontrak sponsor pribadi. Bintang Real Madrid itu menjalin kerja sama dengan Nike, Hublot, Dior, Oakley, dan berbagai kampanye pemasaran internasional.
Erling Haaland juga masuk dalam jajaran elite. Striker Norwegia itu diperkirakan mengantongi sekitar Rp1,30 triliun per tahun, terdiri dari Rp978 miliar gaji dan bonus bersama Manchester City serta Rp326 miliar dari sponsor. Beberapa merek yang menggandeng Haaland antara lain Nike, Beats by Dre, Breitling, dan Clear.
Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, tak kalah besar pemasukannya meski berada di bawah tiga nama sebelumnya. Penyerang Bayern München itu diperkirakan memperoleh pendapatan sekitar Rp668,3 miliar per tahun, dengan Rp472,7 miliar dari gaji dan bonus serta Rp195,6 miliar dari sponsor dan hak komersial. Di luar lapangan, Kane bekerja sama dengan Skechers Football, Cadbury, Topps, Amazon, dan Hugo Boss.
Keempat pemain tersebut menunjukkan bahwa ketajaman di lapangan hijau berbanding lurus dengan nilai komersial mereka. Performa impresif di Piala Dunia 2026 bukan hanya memperbesar peluang meraih Sepatu Emas, tetapi juga semakin memperkuat daya tarik mereka di mata sponsor global.
Artikel Terkait
Argentina Satu Langkah Lagi Ukir Rekor 72 Tahun, Messi Cs Hadapi Swiss di Perempat Final
Viking Row dan Semangat Norwegia di Piala Dunia 2026: Sejarah Jadi Senjata Moral
Lamine Yamal Kirim Pesan Tegas ke Prancis: Mereka yang Harus Takut pada Kami
Luis de la Fuente Ukir Rekor Tak Terkalahkan, Spanyol Siap Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026