Babak pertama berjalan sengit. Arsenal tampak lebih menguasai permainan dengan 60% penguasaan bola. Mereka menciptakan peluang bagus di menit ke-18.
Liverpool tak mau kalah. Mereka nyaris membuka keunggulan sepuluh menit kemudian. Bola liar jatuh ke kaki Conor Bradley yang melepaskan tembakan keras dari jarak jauh. Sayang, bola hanya menghantam mistar gawang David Raya. Babak pertama ditutup dengan statistik 6 tembakan (2 on target) untuk Arsenal, sementara Liverpool hanya melepaskan 3 tembakan yang semuanya melenceng.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi. Namun, yang mengejutkan, Arsenal justru kehilangan gigi. Hingga menit ke-82, tuan rumah sama sekali gagal melepaskan tembakan. Sebaliknya, Liverpool lebih aktif menyerang meski lima tembakan mereka belum ada yang mengancam.
Di menit-menit akhir, Arsenal baru bangkit dan menciptakan beberapa peluang. Namun, semuanya sia-sia. Pertahanan kedua tim terlalu solid untuk dibongkar. Peluit panjang wasit pun menegaskan bahwa kedua raksasa ini harus puas pulang dengan satu poin masing-masing. Laga yang seru, tapi sayang, tanpa gol.
Artikel Terkait
Alex Marquez Akui Persaingan Gila dan Kejar Podium Perdana MotoGP 2026
Persija Jakarta Hadapi Persebaya dalam Laga Krusial Perburuan Gelar Liga Super
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Badminton Asia Championships 2026
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tekanan dan Harapan Jelang Semifinal Lawan Vietnam