BANGKOK – Impian emas pupus. Timnas Voli Putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak dari SEA Games 2025 setelah takluk dari sang tuan rumah, Thailand, dalam laga final yang berlangsung sengit. Pertarungan lima set yang memakan waktu hampir dua jam itu berakhir dengan skor 2-3 untuk keunggulan Thailand, Jumat (19/12/2025) malam tadi di Indoor Stadium Huamark.
Kekalahan ini memutus tradisi gemilang. Sebelumnya, tim voli putra kita selalu menempati podium tertinggi di tiga edisi SEA Games terakhir. Kini, di Bangkok, rantai emas itu terputus.
Sejak bola pertama melayang, suasana sudah terasa panas. Thailand, didukung ribuan sorak penonton di tribun, langsung menekan. Tim besutan Jeff Jiang Jie sempat tertatih-tatih, tertinggal 6-9 di set pertama. Rivan Nurmulki dan kawan-kawan tampak kikuk, kesulitan menemukan ritme. Jarak pun semakin melebar menjadi 14-16. Akhirnya, set pertama berakhir 20-25 untuk Thailand.
Tapi, mereka bangkit.
Set kedua seperti ditonton penonton lain. Indonesia mengamuk! Mereka melesat cepat dengan keunggulan telak 9-2. Serangan-serangan cepat dan blok yang rapat membuat pemain Thailand kelabakan. Poin demi poin dicuri, keunggulan melebar jadi 16-6. Permainan tim Merah Putih terlihat sangat nyaman, mengunci kemenangan 25-16 dan menyamakan kedudukan 1-1.
Namun begitu, Thailand bukan lawan sembarangan. Di set ketiga, mereka kembali bangkit dan memberi tekanan. Skor berjalan ketat, namun Indonesia tertinggal 15-17. Meski sempat memangkas jadi 20-22, upaya heroik mereka belum cukup. Thailand menutup set ketiga dengan 25-23, memimpin lagi 2-1.
Kejar-kejaran seru berlanjut di set keempat. Kali ini Indonesia yang memulai dengan baik, unggul 10-8. Thailand membalas, perlawanan sengit terjadi. Tapi Rivan cs mampu bertahan, mempertahankan keunggulan tipis 16-14. Pertandingan makin menegangkan, skor sempat sama kuat di 23-23. Nafas tertahan. Dan… Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang di set ini, 25-23! Kedudukan kembali sama: 2-2.
Semuanya ditentukan di set penentuan.
Sayangnya, di set kelima, tim kita seperti kehabisan tenaga. Mereka tertinggal cepat 4-8. Meski berusaha mengejar, jarak itu sulit dikejar. Thailand akhirnya menutup pertandingan dengan skor 15-12. Laga berakhir 3-2 untuk kemenangan Thailand, meninggalkan Indonesia dengan perak yang terasa getir.
Medali perak itu, meski mengkilap, pasti terasa berat di tangan atlet. Mereka tampil heroik, bertaruh habis-habisan, tapi hari ini takdir berkata lain. Thailand, di depan pendukungnya, memang terlalu kuat.
Artikel Terkait
PSG Pastikan Tiket Final Liga Champions Usai Imbang 1-1 Lawan Bayern Munich
PSG ke Final Liga Champions Usai Tahan Imbang Bayern Munich 1-1
Pearly Tan Pastikan Comeback di Malaysia Masters 2026 Usai Cedera Punggung
Verstappen Sebut Lini Tengah F1 GP Miami 2026 “Hutan” Usai Duel Sengit dengan Sainz