Tekanan terus berlanjut. Tiga belas menit sebelum turun minum, Vietnam kembali memperlebar jarak. Sepakan keras dari luar kotak penalti hanya bisa ditepis kiper Indonesia. Bola liar itu lalu disambar sempurna oleh Tran Thi Thuy Xuan di depan gawang yang sudah bobol. 3-0.
Babak kedua pun tak banyak mengubah keadaan. Malah, situasi semakin runyam akibat sebuah kesalahan fatal. Kiper Agustin Sella Salsadila maju terlalu jauh meninggalkan gawang. Pemain Vietnam, K'Thua, dengan cerdik mengambil kesempatan itu, mendorong bola ke dalam jala yang kosong. 4-0.
Di penghujung pertandingan, ketika Indonesia mencoba skema power play dengan menambah pemain serang, justru menjadi bumerang. Bola direbut Vietnam di area tengah, dan Tran Ngunyet Vi dengan tenang melepas tembakan jarak jauh ke gawang tak berpenjaga. Final score: 5-0 untuk kemenangan Vietnam.
Ya, kekalahan memang pahit. Tapi di sisi lain, medali perak ini adalah capaian monumental. Untuk pertama kalinya, futsal putri Indonesia membawa pulang perak dari SEA Games. Sebuah langkah awal yang patut diapresiasi, meski perjalanan menuju puncak masih panjang.
Artikel Terkait
Inter dan Juventus Hantam Lawan, Puncak Klasemen Makin Panas
Flare Inter Milan Hantam Kiper Cremonese, Pelaku Malah Berakhir di Rumah Sakit
Jaravee Boonchant Sapu Bersih Indonesia Women’s Open 2026 dengan Kemenangan Manis
Flare dari Tribun Inter Lukai Kiper Audero di Tengah Kemenangan 2-0 atas Cremonese