Pertarungan berlangsung ketat di babak awal. Safira butuh waktu untuk membaca pola serangan lawannya. Tapi, seiring berjalannya pertandingan, ia mulai menemukan ritme. Pukulan dan tendangannya makin akurat, pertahanannya kokoh. Poin demi poin akhirnya ia kumpulkan, membangun keunggulan yang sulit dikejar oleh pesilat Vietnam itu.
Di sisi lain, usaha Duong tak bisa dibilang mudah. Ia beberapa kali melancarkan serangan balik yang berbahaya. Hanya saja, Safira tampil lebih cermat dan konsisten. Ia menguasai laga.
Dengan raihan ini, nama Safira Dwi Meilani pun tercatat sebagai salah satu peraih emas Indonesia di ajang regional tersebut. Sebuah kemenangan yang diperjuangkan dengan segenap tenaga di atas gelanggang Thailand.
Artikel Terkait
Inter dan Juventus Hantam Lawan, Puncak Klasemen Makin Panas
Mbappe Pecah Kebuntuan di Detik-Detik Final, Madrid Selamatkan Tiga Poin
Flare Inter Milan Hantam Kiper Cremonese, Pelaku Malah Berakhir di Rumah Sakit
Jaravee Boonchant Sapu Bersih Indonesia Women’s Open 2026 dengan Kemenangan Manis