CHIANG MAI – Satu kata yang terus bergema di markas Timnas Indonesia U-22: menang. Tak ada pilihan lain. Menjelang laga pamungkas Grup C SEA Games 2025 melawan Myanmar, pelatih Indra Sjafri sudah menyiapkan strategi paling berani. Garuda Muda akan menggelontorkan semua tenaga dengan pola super menyerang. Gagal? Ya, berarti pulang.
Pertandingan yang digelar di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12/12/2025) ini benar-benar soal hidup dan mati. Situasi di grup memang rumit. Filipina sudah aman di puncak dan mengamankan tiket semifinal. Sementara Indonesia, yang belum mengumpulkan poin sama sekali, terpuruk di posisi kedua. Ironis, tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi.
Indra Sjafri bicara blak-blakan. Targetnya jelas dan tanpa basa-basi.
"Kami butuh kemenangan," tegasnya dalam keterangan pers di Thailand.
Kalimat singkat itu punya bobot luar biasa. Bagi Sjafri dan anak asuhnya, hasil selain tiga poin sama sekali bukan opsi yang boleh dipertimbangkan.
Artikel Terkait
Super League 2025/2026: Derasnya Arus Bule Garuda yang Wajahkan Liga Baru
Manchester City Intai Trent Alexander-Arnold, Bek Madrid yang Terjebak Cedera dan Bangku Cadangan
Messi yang Tanya Langsung: Jadi, ke Barcelona Atau Tidak?
Giustozzi: Futsal Asia Tak Lagi Hanya Milik 16 Tim Tangguh