Jay Idzes, Penggerak Kebangkitan Sassuolo yang Bikin Fiorentina Tersungkur

- Minggu, 07 Desember 2025 | 14:15 WIB
Jay Idzes, Penggerak Kebangkitan Sassuolo yang Bikin Fiorentina Tersungkur

REZZIO EMILIA – Sorotan kembali tertuju pada Jay Idzes. Pemain belakang itu jadi motor kebangkitan Sassuolo yang menekuk Fiorentina dengan skor 3-1 di Mapei Stadium, Sabtu malam lalu. Tarik Muharemovic, tanpa ragu, mengakui peran sentral Idzes dalam mengangkat moral tim saat mereka tertinggal lebih dulu.

Fiorentina sempat mengguncang lewat gol cepat Rolando Mandragora dari titik putih di menit kesembilan. Tapi suasana berubah cepat. Hanya lima menit berselang, Cristian Volpato berhasil menyamakan kedudukan. Momentum itu berlanjut hingga jelang turun minum, tepatnya di menit 45 1, di mana Tarik Muharemovic menyundul bola ke gawang lawan, membalikkan keadaan.

Di babak kedua, Sassuolo tampil lebih percaya diri. Ismael Kone akhirnya mengamankan kemenangan lewat gol jarak dekat pada menit ke-65, menambah luka Fiorentina yang tampak kehilangan daya jelang akhir laga.

Usai pertandingan, Muharemovic masih membicarakan momen sulit di awal pertandingan. Baginya, ada satu sosok kunci yang membangkitkan semangat seluruh skuad Neroverdi.

"Kami harus bangkit secepatnya setelah kebobolan itu," ujar Muharemovic.

"Idzes banyak membantu saya dan tim. Dia terus berbicara di lapangan, memberi semangat, dan benar-benar mengangkat moral kami. Meski gol cepat itu mengejutkan, kami tahu masih ada banyak waktu untuk membalikkan keadaan," tambahnya.

Di lapangan, dominasi Jay Idzes tak terbantahkan. Bertahan selama 90 menit penuh, ia memenangkan semua empat duel udara melawan penyerang-penyerang La Viola. Performanya begitu impresif hingga media Italia, Sassuolo News, menjulukinya sebagai mimpi buruk bagi lini depan Fiorentina.

“Pertama ia menghadapi Moise Kean, lalu Roberto Piccoli. Idzes bertahan dengan sempurna melawan dua senjata andalan Viola itu,” tulis mereka.

Perannya tak cuma bertahan. Idzes juga jadi awal yang solid bagi serangan Sassuolo. Dari 21 umpan yang dia coba, 18 di antaranya berhasil menemui rekan setim sebuah peningkatan yang signifikan dibanding laga sebelumnya.

“Levelnya luar biasa. Jay benar-benar menebus diri setelah performa yang kurang perhatian saat Sassuolo tumbang dari Como,” sambung laporan media tersebut.

Kemenangan comeback ini membawa tiga poin berharga yang mendongkrak Sassuolo ke posisi delapan klasemen sementara. Namun, jalan masih panjang. Tantangan berikutnya jauh lebih berat: mereka harus bertandang ke markas AC Milan di San Siro minggu depan. Itu akan jadi ujian sesungguhnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar