LIVERPOOL Tekanan sudah mencapai titik didih untuk Arne Slot. Manajemen Liverpool baru saja memberikan ultimatum keras kepada sang arsitek Belanda itu, hanya tujuh bulan setelah mereka merayakan gelar Premier League musim lalu. Performa The Reds yang anjlok drastis membuat posisinya benar-benar di ujung tanduk.
Kalau tidak ada perbaikan signifikan dalam waktu dekat, kabarnya klub siap memecatnya. Begitulah situasi yang berkembang.
Harus diakui, kondisi Liverpool sedang benar-benar suram. Mungkin ini titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Bayangkan, dari 12 laga di semua kompetisi, mereka cuma menang tiga kali. Sisanya? Sembilan pertandingan berakhir dengan kekalahan. Sungguh miris.
Yang bikin lebih parah, tiga laga terakhir mereka cuma menghasilkan satu gol yang dicetak, sementara gawang mereka bolong sembilan kali. Statistik yang bikin geleng-geleng.
Menurut laporan sejumlah media Inggris, reaksi manajemen pun keras. Slot diberi deadline ketat. Kalau gagal memenuhi target, pemecatan adalah konsekuensi yang nggak bisa dihindari. Dan ini bakal bikin Liverpool keluar duit banyak untuk kompensasi, mengingat kontrak Slot masih panjang.
Di sisi lain, kekecewaan para pendukung sudah makin menjadi. Mereka terbiasa dengan standar tinggi di era sebelumnya. Sekarang? Liverpool tampil tanpa konsistensi, sentuhan akhirnya hilang, dan kerap gagal mengendalikan permainan di laga-laga penting. Banyak yang mulai mempertanyakan arah taktik Slot.
Padahal, Liverpool sebelumnya dipuji sebagai salah satu tim paling stabil di Eropa, terutama setelah gelar Premier League yang mereka raih pada April 2025. Tapi penurunan yang drastis ini bikin masa depan Slot sekarang cuma bergantung pada beberapa laga ke depan.
Artikel Terkait
Rizky Ridho: Ini Saatnya Akhiri Kutukan Runner-up di Piala AFF
Herdman: Gelar Perdana Piala AFF 2026 adalah Ambisi Nyata, Bukan Sekadar Mimpi
Grup Neraka Menanti Garuda di Piala AFF 2026
Barongsai Jogja Siap Tancapkan Prestasi di Ajang Elite Tiongkok