Dari kondisi tertinggal 11-12, tiba-tiba permainan mereka menyala. Pukulan-pukulan akurat mulai keluar, sementara lawan mulai kerap melakukan kesalahan. Mereka mencetak tujuh poin beruntun, melesat dari 11-12 menjadi 18-12. Akhirnya, gim kedua ditutup dengan kemenangan meyakinkan 21-13.
Gim penentu berjalan alot. Lagi-lagi, kedua pasangan saling sikut. Skor imbang sampai 10-10 sebelum Jafar/Felisha akhirnya memimpin tipis 11-10 di jeda.
Selepas itu, permainan mereka tetap solid. Di sisi lain, wakil Thailand terlihat mulai goyah, konsistensi mereka menurun. Jafar/Felisha memanfaatkannya dengan sempurna. Poin demi poin mereka raih, dari 14-10, kemudian 16-11, lalu 18-13. Tak butuh waktu lama lagi, mereka menutup pertandingan dengan skor 21-14.
Dengan kemenangan tiga gim sengit itu, tiket ke final pun resmi mereka kantongi.
Artikel Terkait
Barcelona Pertimbangkan Tur Asia 2026 untuk Penuhi Aturan Finansial La Liga
Doohan Peringatkan Potensi Gesekan Jika Marquez dan Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati
Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI, Erick Thohir Dorong Pencak Silat Go Internasional
Prabowo Minta Maaf Gagal Bawa Pencak Silat ke Olimpiade, Serahkan Estafet ke Sugiono