ASEAN Desak AS dan Iran Segera Kembali ke Meja Perundingan

- Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Kembali ke Meja Perundingan

Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran lagi-lagi mentok. Setelah pembicaraan di Pakistan gagal akhir pekan lalu, situasi di Timur Tengah makin tegang. ASEAN pun akhirnya angkat bicara.

Para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara itu secara resmi mendesak kedua negara agar segera kembali ke meja perundingan. Mereka khawatir, konflik yang sudah berjalan tujuh minggu ini bakal makin meluas.

“Kami mendesak Amerika Serikat dan Republik Islam Iran untuk melanjutkan negosiasi yang akan mengarah pada pengakhiran konflik secara permanen dan perdamaian serta stabilitas yang langgeng di kawasan ini,”

Begitu bunyi pernyataan bersama yang mereka rilis. Seruan itu bukan tanpa alasan. Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz bikin semua pihak ciut. Bayangkan, jalur laut super vital itu macet total.

Efeknya sudah terasa. Harga minyak melambung tinggi, sementara rantai pasok global terguncang hebat. Bagi banyak anggota ASEAN yang bergantung pada impor minyak dari kawasan itu, ini masalah serius.

Makanya, selain mendorong dialog, ASEAN juga menekankan pentingnya keamanan pelayaran. Mereka minta Selat Hormuz harus segera dibuka untuk transit kapal yang aman, lancar, dan berkelanjutan.

Memang, sempat ada secercah harapan ketika gencatan senjata dua minggu disepakati pekan lalu. Tapi dengan negosiasi yang kembali buntu, kesepakatan rapuh itu terancam bubar. Sekarang, semua mata tertuju pada langkah AS dan Iran selanjutnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar