Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengirimkan surat permohonan pengampunan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Presiden Israel Isaac Herzog meminta pertimbangan khusus mengenai kasus hukum yang sedang dihadapi Netanyahu.
Kantor Kepresidenan Israel mengonfirmasi telah menerima surat dari Trump yang berisi permintaan khusus tersebut. Dalam pernyataan resminya, pihak Herzog menyatakan penghormatan tinggi terhadap Trump sambil tetap menjaga independensi proses hukum di Israel.
Trump menekankan dalam suratnya bahwa Netanyahu dinilai telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat selama periode konflik. Mantan presiden AS itu secara khusus menyoroti kontribusi Netanyahu dalam proses gencatan senjata di Gaza sebagai salah satu alasan permohonan pengampunan ini.
"Saya meminta Anda untuk sepenuhnya mengampuni Benjamin Netanyahu, yang telah menjadi Perdana Menteri yang tangguh dan tegas di masa perang," tulis Trump dalam surat yang dikutip oleh kantor Herzog.
Artikel Terkait
Dua Keluarga Korban Gugat UU Peradilan Militer di MK
Hengki Pimpin Serah Terima Jabatan, Pejabat Baru Polda Banten Diminta Segera Beradaptasi
Nyaris Tewas Dihantam Truk, Pasutri Lompat ke Pembatas Saat Detik-Detik Maut di Flyover Ciputat
Damkar Bogor Sibuk Sepanjang 2025: Hampir 2.000 Aksi Penyelamatan dan Ratusan Kebakaran