Pencapaian Membanggakan: Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO
Komitmen Kota Malang dalam membangun ekosistem kreatif membuahkan hasil gemilang. Pada Oktober 2025, UNESCO secara resmi menetapkan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia dalam bidang Media Art.
"Penetapan ini merupakan pengakuan internasional atas kontribusi nyata pekerja seni dan kreatif Malang. Kami telah meluncurkan logo resmi Malang City of Media Art sebagai identitas baru di panggung global," ungkap Ali Muthohirin.
Peran Strategis Malang Creative Center
Pemerintah Kota Malang berperan sebagai fasilitator, sementara kekuatan utama berasal dari para pelaku kreatif dan komunitas. Sejak 2023 hingga 2025, MCC telah menjadi episentrum aktivitas kreatif dengan mencatatkan 13.958 event, melibatkan 216 kolaborator, dan 2.867 pelaku ekonomi kreatif yang memberikan manfaat bagi lebih dari 708 ribu masyarakat.
Dengan semangat 'Malang Mbois dan Berkelas', MCC akan terus dikembangkan sebagai ruang kolaborasi yang produktif, inklusif, dan inspiratif menuju terwujudnya Kota Kreatif Dunia yang sesungguhnya.
Konferensi ICCF 2025 menampilkan kolaborasi budaya dan teknologi digital lintas sektor serta internasional. Melalui berbagai showcase, ideathon, dan penandatanganan kerja sama, event ini memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Aksi Maling Motor di Depok Gagal Usai Ketahuan Pemilik Rumah
Ketua Komisi III DPR Usir Perwakilan Pengembang di Tengah Rapat Kasus Musala
AS Kenakan Tarif Hingga 143% untuk Panel Surya Impor dari Indonesia, India, dan Laos
AAUI Buka Peluang Asuransi untuk Program Makan Bergizi Gratis, Tawar Syarat Ketat