Dorongan Pelaksanaan TKA 2025 yang Jujur dan Transparan untuk Pendidikan Nasional Lebih Baik
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang jujur dan transparan. Upaya ini bertujuan membangun ekosistem asesmen nasional yang lebih objektif untuk mewujudkan sistem pendidikan nasional yang lebih berkualitas.
Jadwal dan Partisipasi TKA 2025
Tes Kemampuan Akademik 2025 untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK sedang berlangsung dengan jadwal yang telah ditetapkan. Gelombang I dilaksanakan pada 3-4 November, dilanjutkan Gelombang II pada 5-6 November, dan Gelombang Khusus pada 8-9 November. Untuk peserta yang berhalangan, TKA susulan dijadwalkan pada 14-16 November 2025.
Statistik Peserta TKA 2025
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen mencatat partisipasi lebih dari 3 juta peserta TKA dari 43.918 sekolah di seluruh Indonesia. Jenjang SMA menyumbang peserta terbanyak dengan 1,75 juta siswa, disusul SMK sebanyak 1,59 juta peserta, dan MA sebanyak 506 ribu peserta.
Pentingnya Kejujuran dalam Pelaksanaan TKA
Lestari Moerdijat menekankan bahwa partisipasi tinggi dalam TKA 2025 harus diimbangi dengan pelaksanaan tes yang jujur dan transparan. Peran aktif sekolah, guru, dan peserta tes sangat diharapkan untuk mewujudkan hasil tes yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dampak Hasil TKA terhadap Mutu Pendidikan Nasional
Hasil TKA 2025 dinilai sangat penting bagi upaya perbaikan mutu pendidikan nasional ke depan. Dengan data yang objektif, para pemangku kepentingan dapat mengambil langkah-langkah tepat dalam proses peningkatan kualitas pendidikan nasional sesuai yang diharapkan.
Diharapkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah dapat melaksanakan TKA 2025 dengan baik untuk merealisasikan sistem pendidikan nasional yang mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa depan.
Artikel Terkait
DPR Minta Dua Menteri Fokus Bantu Presiden, Jangan Saling Intrik
Brad Pitt Kembali Perankan Cliff Booth, David Fincher Sutradarai Sekuel Once Upon a Time in Hollywood
Operasi Keselamatan Toba 2026: Lebih dari 10 Ribu Penindakan dalam 10 Hari
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan Bantah Status Tersangka KPK