Mamdani, yang merupakan seorang politikus Muslim dari Partai Demokrat, sebelumnya menjabat sebagai legislator negara bagian New York yang mewakili wilayah Queens. Kemenangannya dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat dianggap mengejutkan, karena ia berhasil mengungguli mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo.
Kemenangan ini memicu reaksi keras dari Donald Trump. Melalui serangkaian postingan di media sosial, Trump menyerang berbagai hal tentang Mamdani, mulai dari penampilan, suara, hingga tingkat kecerdasannya.
Ancaman Trump dan Komentar Terkait Warga Yahudi
Menjelang hari pemilihan, Trump masih melanjutkan serangannya. Ia mendesak warga New York untuk memilih Andrew Cuomo dan bahkan mengancam akan menahan dana federal untuk Kota New York jika Mamdani menang.
Tidak berhenti di situ, Trump juga melontarkan komentar kontroversial yang menyebut setiap warga Yahudi yang memilih Mamdani sebagai 'orang bodoh'. Komentar ini semakin memanaskan situasi dan menegaskan polarisasi politik yang terjadi.
Dengan terpilihnya Zohran Mamdani, New York tidak hanya mendapatkan pemimpin baru, tetapi juga mengukir sejarah baru dengan memiliki Wali Kota beragama Islam untuk pertama kalinya.
Artikel Terkait
Bekal Sisa Lebaran Warnai Piknik Keluarga di Ancol
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Bandara Lombok Diprediksi 29 Maret
Ancol Jadi Pilihan Warga Hindari Macet dan Boros Saat Libur Lebaran
Ancol Jadi Alternatif Warga Jabodetabek Hindari Macet Puncak Saat Lebaran