Zohran Mamdani Jadi Wali Kota New York Muslim Pertama, Trump Sindir Tajam
Zohran Mamdani telah menciptakan sejarah dengan terpilih sebagai Wali Kota New York Muslim pertama di Amerika Serikat. Kemenangannya ini sempat diwarnai oleh adu verbal dan saling sindir yang panas dengan mantan Presiden Donald Trump.
Pidato Kemenangan Mamdani dan Sindiran ke Trump
Dalam pidato kemenangannya, Zohran Mamdani secara terbuka menyebut nama Donald Trump. Hal ini menandai puncak dari ketegangan berbulan-bulan di antara keduanya, di mana Trump vokal mengkritik Mamdani selama masa proses pemilihan.
Cemoohan Donald Trump terhadap Zohran Mamdani
Serangan Trump terhadap Zohran Mamdani telah dimulai sejak Juni. Mantan Presiden dari Partai Republik itu tidak segan menyebut Mamdani sebagai 'komunis gila' dan meragukan kecerdasannya.
Mamdani, yang merupakan seorang politikus Muslim dari Partai Demokrat, sebelumnya menjabat sebagai legislator negara bagian New York yang mewakili wilayah Queens. Kemenangannya dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat dianggap mengejutkan, karena ia berhasil mengungguli mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo.
Kemenangan ini memicu reaksi keras dari Donald Trump. Melalui serangkaian postingan di media sosial, Trump menyerang berbagai hal tentang Mamdani, mulai dari penampilan, suara, hingga tingkat kecerdasannya.
"Akhirnya terjadi, Partai Demokrat telah melewati batas. Zohran Mamdani, seorang komunis gila 100%, baru saja memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, dan ada dalam jalur untuk menjadi Wali Kota," tulis Trump.
Ancaman Trump dan Komentar Terkait Warga Yahudi
Menjelang hari pemilihan, Trump masih melanjutkan serangannya. Ia mendesak warga New York untuk memilih Andrew Cuomo dan bahkan mengancam akan menahan dana federal untuk Kota New York jika Mamdani menang.
Tidak berhenti di situ, Trump juga melontarkan komentar kontroversial yang menyebut setiap warga Yahudi yang memilih Mamdani sebagai 'orang bodoh'. Komentar ini semakin memanaskan situasi dan menegaskan polarisasi politik yang terjadi.
Dengan terpilihnya Zohran Mamdani, New York tidak hanya mendapatkan pemimpin baru, tetapi juga mengukir sejarah baru dengan memiliki Wali Kota beragama Islam untuk pertama kalinya.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pandeglang Laporkan Pengusaha ke Polisi atas Dugaan Penipuan Rp400 Juta
Pemerintah Siapkan Subsidi 100 Ribu Unit Kendaraan Listrik Demi Tekan Konsumsi BBM
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus PRT Anak Lompat dari Kos Majikan di Bendungan Hilir
Mahfud MD: Rekomendasi KPRP Dorong Polri Bertransformasi Menjadi Polisi Sipil