Kapolres Bogor dan Forkopimda Tanam Pohon untuk Antisipasi Bencana di Puncak
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor memperkuat komitmen dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Tidak hanya fokus pada penyiapan sarana, prasarana, dan personel, upaya nyata juga dilakukan melalui aksi penanaman pohon untuk menjaga kelestarian alam dan mencegah bencana alam.
Sinergi Forkopimda Bogor dalam Aksi Penghijauan Puncak
Aksi tanam pohon ini merupakan rangkaian dari Apel Siaga Bencana yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Usai apel, seluruh jajaran Forkopimda langsung bergerak menuju kawasan Megamendung, Puncak, untuk melakukan penghijauan.
Aksi penghijauan di Puncak ini dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, dan Dan Lanud ATS, Marsma TNI A. F. Picaulima. Di lokasi yang teduh, Kapolres Bogor menanam bibit pohon mahoni, sementara pejabat lainnya turut serta menanam berbagai jenis pohon, termasuk gaharu.
Komitmen Jaga Kelestarian Alam dari Lahan Kritis
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa penanaman pohon ini adalah wujud nyata sinergi dan kesiapan Forkopimda Bogor. Lokasi yang dipilih adalah lahan milik Kelompok Tani Hutan Organik di Kampung Cipendawa, Desa Megamendung, yang dikelola oleh pasangan Bambang Istiawan dan Hj Rosita.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memberikan apresiasi tinggi kepada Hj Rosita yang telah berdedikasi lebih dari 20 tahun mengubah lahan kritis di Megamendung menjadi hutan organik yang hijau. Berkat perjuangannya, 30 hektare hutan berhasil dihidupkan kembali, disertai dengan revitalisasi mata air yang menjadi benteng pertahanan bagi kelestarian kawasan Puncak.
Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2025/2026
AKBP Wikha juga mengingatkan bahwa berdasarkan data BMKG, Indonesia telah memasuki periode musim hujan dari November 2025 hingga Januari 2026. Dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, kolaborasi semua pihak mutlak diperlukan.
Ditekankan bahwa melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dan masyarakat, dampak bencana alam dapat diminimalisir, termasuk korban jiwa. Polres Bogor bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk terus mendukung setiap inisiatif masyarakat yang bertujuan menjaga dan melestarikan lingkungan.
Artikel Terkait
Pengadilan AS Vonis Seumur Hidup untuk Pelaku Rencana Pembunuhan Donald Trump
MUI Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden, Tolak Wacana Kementerian Khusus
Adies Kadir Janji Netral, Siap Mundur dari Perkara Golkar Usai Dilantik Jadi Hakim MK
Mantan Staf Khusus Kemendikbudristek Tak Ketahui Keberadaan Jurist Tan