DLH DKI Jakarta Perkuat Bank Sampah, Target 1 RW 1 Bank Sampah Aktif
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif bagi para pendamping bank sampah di seluruh kelurahan. Program strategis ini bertujuan mewujudkan target ambisius satu Rukun Warga (RW) memiliki satu bank sampah yang aktif dan berkelanjutan.
Percepatan Pembentukan Bank Sampah di 840 RW
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengungkapkan bahwa dari total 2.748 RW di Jakarta, saat ini masih terdapat 840 RW yang belum memiliki bank sampah. "Target kami, 840 RW yang belum membentuk bank sampah wajib segera membentuknya," tegas Asep. Pendamping yang telah dilatih akan bekerja selama dua bulan untuk mengaktifkan dan membentuk bank sampah di wilayahnya.
Manfaat Ganda: Lingkungan Bersih dan Ekonomi Sirkular
Bank sampah dinilai sebagai solusi efektif pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui program ini, warga tidak hanya diajak memilah sampah dari rumah, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari hasil penjualan sampah yang dapat didaur ulang. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat gerakan pengurangan sampah dari sumber dan mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkular.
Artikel Terkait
Arus Mudik Hari Kedua Lebaran 2026 Masih Padat, Tol Cipali Dipadati 30.000 Kendaraan
Prabowo Buka Investasi Asing dengan Syarat Mutlak: Patuh Aturan dan Hilirisasi
Polres Kuansing Bakar Rakit Penambang Emas Ilegal di Sungai Bawang Atas
Mudik Lebaran 2026 Catat Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa