Gubernur Andra Soni Buka Peluang Trans Banten Serang-Cilegon, Ini Syaratnya

- Selasa, 04 November 2025 | 16:50 WIB
Gubernur Andra Soni Buka Peluang Trans Banten Serang-Cilegon, Ini Syaratnya

Trans Banten Serang-Cilegon: Gubernur Andra Soni Buka Peluang dengan Syarat

Gubernur Banten Andra Soni merespons aspirasi pengembangan layanan Trans Banten dari Kota Serang menuju Cilegon. Dalam pernyataannya, Andra menegaskan komitmennya untuk tidak membuka trayek bus baru di rute yang telah dilayani angkutan umum existing.

Aspirasi Mahasiswa untuk Trans Banten Cilegon

Aspirasi perluasan trayek Trans Banten ini disampaikan langsung oleh perwakilan BEM SI, Adnan, dalam audiensi dengan Gubernur pada Rabu (4/11/2025). Adnan mengungkapkan bahwa kehadiran Trans Banten di Kota Serang telah memberikan dampak positif bagi mobilitas mahasiswa.

Ia menambahkan, "Tarif bus dari Cilegon ke Serang saat ini sudah tidak lagi Rp 5.000. Keberadaan Trans Banten hingga Cilegon pasti akan sangat meringankan beban masyarakat."

Kebijakan Pengembangan Trans Banten

Menanggapi hal ini, Andra Soni menyatakan bahwa program Trans Banten akan terus dievaluasi untuk peningkatan kualitas dan perluasan manfaat. Gubernur menjelaskan bahwa pengembangan trayek baru akan dipertimbangkan berdasarkan respons masyarakat, dengan tetap memperhatikan kelangsungan usaha angkutan umum konvensional.

"Kami tidak ingin program ini mengganggu mata pencaharian sopir angkutan umum. Oleh karena itu, kami akan memilih koridor yang tidak bersinggungan langsung dengan rute existing," jelas Andra.

Komitmen Dialog dan Peran Mahasiswa

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur mengonfirmasi kehadirannya dalam Rakernas BEM SI pada 10 November di Untirta Serang. Namun, ia mengingatkan pentingnya peran kontrol sosial mahasiswa terhadap kinerja pemerintah.

"Saya terbuka berdialog dengan semua pihak, termasuk BEM SI. Namun, independensi dan daya kritis aktivis mahasiswa harus tetap terjaga. Gerakan moral mahasiswa merupakan elemen penting yang perlu dipertahankan," tegas Andra Soni.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar