Dokter RSUD Aeramo Ungkap Banyak Luka Memar di Tubuh Prada Lucky
Dua dokter RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, memberikan kesaksian mengejutkan dalam sidang kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo. Kedua dokter tersebut mengungkapkan temuan sejumlah luka memar di berbagai bagian tubuh korban.
Profil Saksi Ahli Medis
Kesaksian disampaikan oleh dr. Kandida Bibiana Ugha (dokter umum) dan dr. Gede Rastu Ade Mahartha (dokter spesialis bedah) yang bertugas di RSUD Aeramo. Keduanya hadir sebagai saksi kunci dalam persidangan yang menyedot perhatian publik ini.
Kronologi Pengantaran ke Rumah Sakit
Menurut kesaksian dr. Kandida, Prada Lucky dibawa ke RSUD Aeramo oleh tiga prajurit TNI AD. Saat dilakukan anamnesa, para pengantar menyatakan bahwa Lucky mengalami keluhan lemas dan pusing sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Temuan Luka di Tubuh Korban
Pemeriksaan medis mengungkap sejumlah luka memar dan bengkak di beberapa area tubuh Prada Lucky, termasuk:
- Bagian perut
- Area dada
- Pinggang
- Tangan dan paha kiri
Namun demikian, pemeriksaan tidak menemukan adanya luka di bagian kepala dan telinga korban.
Analisis Medis Penyebab Luka
dr. Kandida menyimpulkan bahwa luka-luka tersebut disebabkan oleh trauma tajam dan benda tumpul. Karakteristik luka menunjukkan bentuk goresan panjang dan merata. Berdasarkan analisis medis, diperkirakan luka-luka tersebut terjadi dalam rentang waktu 1-2 hari sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo ini terus menjadi sorotan dengan temuan-temuan baru yang diungkap dalam persidangan.
Artikel Terkait
Ibas Dorong HMI dan Pemuda Jadi Penggerak Perubahan di Milad ke-79
Warga Cilame Tewas Terseret Arus Usai Lantai Rumah di Tepi Sungai Runtuh
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis dan Peringatkan Bahaya Kesalahan yang Mengecewakan Masyarakat
Saksi Sidang Korupsi TKA Kemnaker Ungkap Permintaan Hapus Bukti WhatsApp